Cegah Karhutla, TNI-Polri dan Pemdes Kampar Perkuat Respons Cepat
KAMPAR,Riausindo.com – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kampar terus diantisipasi. TNI, Polri dan pemerintah desa memperkuat sinergi melalui Penyuluhan Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla yang digelar di Kecamatan Kampar, Selasa (8/9/2026)
Kegiatan tersebut menjadi langkah konkret untuk mencegah kebakaran sejak dini sekaligus mempercepat respons apabila ditemukan titik api.
Seluruh Kepala Desa dan perangkat desa se-Kecamatan Kampar dilibatkan karena dinilai menjadi garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Sejumlah unsur TNI-Polri dan pemerintahan hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kolonel Hermawan, Kolonel Laut Dedi Noferi, Kolonel Tek Muksalmina, Mayor Inf M. Aripin, serta Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid, S.H. Turut hadir jajaran Kodim 0313/KPR, Koramil 07 dan unsur terkait lainnya.
Kegiatan dibuka Sekretaris Kecamatan Kampar Zun Nasri Masur, S.IP., yang mewakili Camat Kampar. Dalam arahannya, ia menegaskan Karhutla bukan persoalan yang bisa ditangani secara sendiri-sendiri.
“Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab kita bersama. Kita harus melakukan langkah-langkah pencegahan sejak dini dan meningkatkan koordinasi secara cepat dan tepat apabila ditemukan adanya potensi kebakaran,” tegasnya.
Para kepala desa dan perangkat desa diminta aktif memberikan edukasi kepada masyarakat serta segera meneruskan informasi apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Menurutnya, keterlambatan informasi dapat membuat api semakin sulit dikendalikan. Karena itu, kecepatan laporan dan koordinasi menjadi salah satu kunci untuk mencegah kebakaran meluas.
Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid bersama jajarannya juga menegaskan pentingnya sinergi dengan pemerintah kecamatan, desa dan unsur TNI dalam pemantauan serta penanganan Karhutla.
Penyuluhan ini sekaligus menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam pencegahan.
Warga diharapkan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran dan segera melapor jika melihat adanya titik api.
Dengan penguatan koordinasi hingga tingkat desa, TNI-Polri dan pemerintah diharapkan mampu bergerak lebih cepat sebelum api berubah menjadi bencana yang meluas.
Pencegahan dini, laporan cepat dan respons bersama menjadi kunci menekan ancaman Karhutla di Kecamatan Kampar.
( Nurhayati )
Tulis Komentar