Edukasi Mudik dan Keamanan Digenjot, Satgas Preemtif Polda Riau Sasar Terminal hingga Pusat Belanja
Pekanbaru,(Riausindo.com) – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Satgas Preemtif Subsatgas Binmas Polda Riau terus menggencarkan upaya edukasi dan pencegahan guna menciptakan situasi aman dan kondusif.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 yang digelar pada Rabu (18/3/2026) mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB di sejumlah titik strategis di wilayah hukum Polda Riau.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasubsubsatgas Binmas AKBP Efri Yarnuri bersama tim yang terdiri dari 10 personel.
Mereka menyasar tiga lokasi utama, yakni Posko KSOP Kelas II Pekanbaru di Jalan Tuanku Tambusai Ujung, Sukaramai Trade Center di Jalan Jenderal Sudirman, serta Terminal AKAP di kawasan Payung Sekaki.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk memastikan terciptanya keamanan dan ketertiban menjelang hingga pasca perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Selain itu, masyarakat yang beraktivitas di pusat perbelanjaan juga diberikan imbauan agar lebih waspada terhadap barang bawaan serta menjaga anak-anak guna mengantisipasi potensi tindak kriminal di tengah keramaian.
Tak hanya itu, edukasi juga diberikan kepada para sopir bus antarkota antarprovinsi (AKAP). Petugas mengingatkan pentingnya mematuhi aturan keselamatan berkendara demi menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang selama perjalanan mudik.
Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat dan para pengemudi angkutan umum. Koordinasi dengan instansi terkait juga berjalan baik, sehingga diharapkan mampu mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, dan nyaman selama rangkaian perayaan Lebaran.
Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 sendiri digelar berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta didukung oleh rencana operasi dan surat perintah Kapolda Riau dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri.
Dengan langkah preemtif ini, Polda Riau berharap potensi gangguan keamanan dapat diminimalisir, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan tradisi mudik Lebaran.
( Ocu Ad )
Tulis Komentar