Semarak Ramadhan 1447 H, Lapas Kelas IIA Pekanbaru Bagi Sembako
Pekanbaru,(Riausindo.com) – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan 1447 H dimaknai secara nyata oleh Lapas Kelas IIA Pekanbaru dengan menggelar bakti sosial berupa pembagian paket sembako kepada keluarga warga binaan dan masyarakat kurang mampu di sekitar lapas, Sabtu (28/2/2026).
Kegiatan bakti sosial ini diwujudkan melalui pembagian paket sembako yang telah didata sebelumnya kepada para penerima manfaat. Aksi sosial tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus kontribusi nyata jajaran pemasyarakatan terhadap masyarakat di momentum bulan penuh berkah.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, bersama jajaran pegawai. Para penerima bantuan terdiri dari keluarga warga binaan serta warga kurang mampu yang berdomisili di sekitar lingkungan lapas.
Bakti sosial dilaksanakan di area Layanan Kunjungan Lapas Kelas IIA Pekanbaru pada Sabtu, 28 Februari 2026, dengan suasana tertib dan penuh kehangatan.
Menurut Yuniarto, kegiatan ini merupakan implementasi dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 yang menekankan pentingnya pemasyarakatan yang humanis, berdampak, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Selain itu, Ramadhan menjadi momentum untuk memperkuat nilai kepedulian dan solidaritas sosial.
“Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin menegaskan bahwa Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat. Terlebih di bulan Ramadhan, momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan kepedulian dan berbagi kepada sesama,” ujar Yuniarto.
Usai sambutan, Kepala Lapas bersama jajaran secara simbolis menyerahkan paket sembako kepada para penerima. Proses pembagian dilakukan secara tertib sesuai data yang telah diverifikasi sebelumnya.
Warga penerima bantuan tampak antusias dan menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan.
Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat hubungan antara institusi pemasyarakatan dengan masyarakat, sekaligus memperkuat citra Pemasyarakatan sebagai institusi yang humanis, berintegritas, dan hadir memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitar, khususnya di bulan suci Ramadhan.*
( Ocu Ad )
Tulis Komentar