Polri Kawal Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Tapung Pantau Pertumbuhan Jagung Pipil

KAMPAR, (Riausindo.com) – Komitmen Polri dalam mendukung Program Swasembada Pangan Nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Salah satunya dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Batu Gajah, Aiptu Masri, yang turun langsung memantau pertumbuhan tanaman jagung pipil di lahan seluas 0,5 hektare milik Kelompok Tani Hutan Mitra Mandiri, Desa Batu Gajah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar.

Monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan tanaman jagung tumbuh dengan baik, memperoleh perawatan yang optimal, sekaligus mengidentifikasi perkembangan maupun kendala yang dihadapi petani selama proses budidaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari pendampingan Polri kepada masyarakat dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.

Tak sekadar melakukan pengecekan lahan, Aiptu Masri juga berdialog langsung dengan para petani. Berbagai hal dibahas, mulai dari teknik perawatan tanaman, pengendalian gulma, hingga upaya menjaga kesuburan tanah agar produktivitas jagung meningkat dan hasil panen lebih maksimal.

Kapolsek Tapung, Kompol Y. Emanuel Bambang Dewanto, S.H., mengatakan sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan kelompok tani merupakan kunci dalam mewujudkan swasembada pangan. Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan motivasi dan pendampingan kepada para petani agar mampu meningkatkan hasil pertanian.

"Kami mengapresiasi semangat Kelompok Tani Hutan Mitra Mandiri yang terus konsisten mengelola lahan pertanian. Polri akan terus hadir memberikan pendampingan kepada para petani agar produktivitas terus meningkat. Harapannya, hasil panen nanti dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional," ujar Kompol Y. Emanuel Bambang Dewanto.

Melalui kegiatan monitoring yang dilakukan secara berkala, Polsek Tapung menegaskan dukungannya terhadap sektor pertanian sebagai salah satu pilar penting pembangunan. Pendampingan ini diharapkan mampu mendorong semangat para petani untuk terus meningkatkan produktivitas, sehingga Program Swasembada Pangan Nasional dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

( Nurhayati  )



[Ikuti Terus RiauSindo Melalui Sosial Media]