Kalapas Hadiri Launching TRC 112, Teken MoU dengan Wali Kota Perkuat Pembinaan Warga Binaan
Pekanbaru,(Riausindo.com) – Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menghadiri peluncuran Tim Reaksi Cepat (TRC) 112 Pekanbaru Aman yang diresmikan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, di Kantor TRC 112, Jalan Dahlia, Kecamatan Sukajadi, Rabu (1/4/2026).
Peluncuran TRC 112 Pekanbaru Aman ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Pekanbaru dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya penanganan kondisi darurat secara cepat, tepat, dan terintegrasi.
Dalam kegiatan tersebut, Yuniarto menyatakan dukungan penuh terhadap kehadiran TRC 112 sebagai bentuk sinergi lintas instansi. Ia menegaskan Lapas Kelas IIA Pekanbaru siap berperan aktif dalam mendukung sistem layanan terpadu tersebut.
“Lapas siap berkolaborasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk mendukung program terpadu seperti TRC 112 Pekanbaru Aman,” ujar Yuniarto.
Tak hanya itu, dalam momentum yang sama, Yuniarto juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Wali Kota Pekanbaru. Kerja sama ini difokuskan pada penguatan program pembinaan bagi warga binaan di Lapas Kelas IIA Pekanbaru.
Penandatanganan MoU tersebut menjadi upaya konkret memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pemasyarakatan dalam meningkatkan kualitas pembinaan, pemberdayaan, hingga reintegrasi sosial warga binaan agar mampu kembali berkontribusi positif di masyarakat.
Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menjelaskan TRC 112 Pekanbaru Aman merupakan inovasi layanan satu pintu yang mengintegrasikan berbagai instansi, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, kejaksaan, hingga lembaga pemasyarakatan.
Melalui layanan ini, masyarakat cukup menghubungi nomor 112 secara gratis untuk melaporkan berbagai kondisi darurat seperti kecelakaan, kebakaran, hingga tindak kejahatan.
“Layanan ini aktif 24 jam dan setiap laporan akan langsung dikoordinasikan ke instansi terkait untuk penanganan cepat,” jelas Agung.
Dengan peluncuran TRC 112 Pekanbaru Aman dan penandatanganan MoU tersebut, kolaborasi lintas sektor diharapkan semakin solid, tidak hanya dalam penanganan situasi darurat, tetapi juga dalam mendukung pembinaan warga binaan demi terwujudnya pelayanan publik yang lebih optimal di Kota Pekanbaru.
( Ocu Ad )
Tulis Komentar