Polres Kampar Tanam Jagung Serentak, Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

KAMPAR,(Riausindo.com) – Polres Kampar menggelar kegiatan penanaman jagung secara serentak pada Kuartal I Tahun 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan nasional. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (7/3/2026) di lahan seluas satu hektare milik Kelompok Tani Mandiri yang berada di Desa Ridan Permai, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB ini melibatkan unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat. Penanaman jagung dilakukan langsung di lahan pertanian yang dikelola kelompok tani sebagai wujud kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat ketahanan pangan di daerah.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang diwakili Wakapolres Kompol Rizki Hidayat mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program yang diinisiasi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Kegiatan juga diikuti secara virtual melalui Zoom Meeting bersama Mabes Polri.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Bupati Kampar yang diwakili Asisten II Setda Kampar Muhammad, Kasdim 0313/KPR Mayor Inf Hendri Donan mewakili Dandim 0313/KPR, Dankipan C Yonif 132/BS Mayor Inf Erica Dali Fernando, serta sejumlah pejabat dari Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Bulog, unsur Forkopimda, kepala desa, dan kelompok tani di Kecamatan Bangkinang Kota.

Dalam sambutannya, Asisten II Setda Kampar mewakili Bupati Kampar menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Kampar dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. 

Ia menilai keterlibatan TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan masyarakat menjadi langkah strategis untuk memperkuat sektor pertanian di daerah.

Sementara itu, Kapolres Kampar AKB Bob Putr Ramadha menyampaikan bahwa penanaman jagung ini merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah. 

Ia juga menyebutkan tanaman jagung yang sebelumnya ditanam oleh jajaran Polsek Bangkinang Kota telah tumbuh dengan baik dan diperkirakan dapat dipanen dalam waktu tiga hingga empat bulan ke depan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman jagung secara simbolis oleh unsur Forkopimda dan para undangan di lahan yang telah disiapkan dengan harapan program ini dapat menghasilkan panen yang optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan ketahanan pangan nasional.

( Nurhayati  )



[Ikuti Terus RiauSindo Melalui Sosial Media]