Sambut Ramadhan 1447 H, Warga Beringin Indah Gotong Royong dan Doa Bersama di Pemakaman Desa
RIAUSINDO – PELALAWAN – Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, masyarakat Desa Beringin Indah, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, menggelar gotong royong massal di area pemakaman desa, Pada Rabu (11/2/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh warga dari berbagai RT dan RW, kepala dusun (Kadus), pemerintah desa, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat. Sejak pagi hari, para peserta tampak antusias membawa peralatan kebersihan untuk membersihkan rumput liar, memangkas semak belukar, merapikan area makam, hingga membersihkan ruang rumah singgah yang berada di kompleks pemakaman desa.
Gotong royong tersebut merupakan tradisi tahunan yang rutin dilaksanakan menjelang Ramadhan sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus persiapan menyambut bulan suci. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat kekompakan antarwarga.
Ketua RW 04 Desa Beringin Indah, Budi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kerja bakti, melainkan momentum kebersamaan seluruh elemen masyarakat desa.
“Alhamdulillah, kegiatan ini selalu mendapat dukungan dari berbagai RT, RW, dan tokoh masyarakat. Kami juga mengajak seluruh warga untuk mengikuti doa bersama di rumah singgah makam setelah Sholat Ashar,” ujarnya.
Usai gotong royong, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang berlangsung khidmat di rumah singgah makam. Warga bersama-sama mengirimkan doa untuk arwah para leluhur yang telah berpulang ke rahmatullah serta memohon keberkahan dalam menyambut Ramadhan.
Kepala Desa Beringin Indah, Muh Sapari, menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat. Ia menilai semangat gotong royong masih terjaga kuat dan menjadi ciri khas kehidupan sosial warga desa.
“Kegiatan ini mencerminkan nilai kebersamaan dan kepedulian yang masih sangat kuat di tengah masyarakat. Semoga tradisi ini terus terjaga dan membawa keberkahan bagi kita semua dalam menyambut Ramadhan,” ungkapnya.
Selain itu, kegiatan ini juga dirangkai dengan peresmian nama pemakaman Desa Beringin Indah yang secara resmi diberi nama Makam Untung Margo Seto.
Kegiatan berlangsung lancar dan penuh keakraban. Tradisi gotong royong dan doa bersama ini menjadi bukti nyata bahwa nilai kebersamaan dan budaya saling peduli tetap hidup serta menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Desa Beringin Indah.***
(Sugianto/Riausindo)
Tulis Komentar