Kapolres Kampar Datangi Kelas Jauh SDN 007, Siswa Dapat Seragam hingga Perlengkapan Belajar

KAMPAR, Riausindo.com — Jarak bukan alasan bagi anak-anak di pelosok untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan, S.S.I.K. bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kampar Ny. Kiky Boby mendatangi Kelas Jauh SDN 007 Desa Sungai Agung, Dusun IV, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Rabu (7/10/2026).

Kedatangan rombongan bukan sekadar kunjungan. Kapolres Kampar sekaligus menyerahkan bantuan pendidikan dan meninjau langsung kondisi ruang kelas yang telah selesai direnovasi.

Kegiatan berlangsung sekitar pukul 11.00 hingga 13.00 WIB. Turut hadir Wakapolres Kampar Kompol Rizki Hidayat, Kapolsek Tapung Kompol Y. Emanuel Bambang Dewanto, jajaran Bhayangkari, Koramil 0313/16 KPR, Camat Tapung, Kepala Desa Sungai Agung, kepala sekolah, para guru, murid serta personel Polres Kampar dan Polsek Tapung.

Setibanya di lokasi, rombongan mengikuti pembukaan dan doa sebelum meninjau ruang belajar yang telah dipugar. Renovasi tersebut membuat ruang kelas menjadi lebih layak, aman dan nyaman digunakan para siswa untuk mengikuti proses pembelajaran.

Tak hanya melihat kondisi bangunan, Kapolres Kampar juga membawa bantuan langsung untuk para pelajar. Seluruh murid Kelas Jauh SDN 007 mendapatkan tas sekolah, seragam lengkap dan perlengkapan belajar.

Sementara itu, Bhayangkari Cabang Kampar turut memberikan bantuan berupa kipas angin, sound system dan alat tulis untuk mendukung kebutuhan operasional sekolah.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan mengatakan, perhatian terhadap anak-anak di daerah yang jauh dari pusat kecamatan tidak boleh berhenti hanya karena persoalan jarak.

“Anak-anak Desa Sungai Agung adalah penerus masa depan Kampar. Jarak yang jauh tidak boleh membuat mereka terabaikan. Ruang belajar yang layak, seragam yang rapi serta perhatian yang tulus merupakan modal awal agar mereka bisa bermimpi tinggi dan meraih cita-cita,” kata Boby.

Ia menegaskan, kehadiran Polri bersama Bhayangkari di sekolah tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya mendorong anak-anak agar semakin bersemangat belajar.

“Belajarlah dengan rajin, jaga lingkungan sekolah dan jadilah kebanggaan keluarga serta kampung halaman,” pesannya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penanaman pohon di halaman sekolah. Kapolres, Ketua Bhayangkari, Wakapolres, jajaran Forkopimcam dan para murid bersama-sama menanam pohon sebagai simbol pertumbuhan, harapan dan kepedulian terhadap lingkungan.

Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 13.00 WIB, seluruh rangkaian berlangsung aman dan lancar. 

Dari ruang kelas yang berada jauh di pelosok Desa Sungai Agung, pesan yang dibawa Kapolres Kampar sederhana: keterbatasan fasilitas tidak boleh menjadi batas bagi anak-anak untuk mengejar masa depan.

( Nurhayati  )



[Ikuti Terus RiauSindo Melalui Sosial Media]