Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Warga Desa Beringin Indah Gelar Kegiatan Keagamaan
PELALAWAN – Warga Desa Beringin Indah, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Masjid Al-Iman Beringin 5, RT 01/RW 01, Sabtu malam, 22 Agustus 2026.
Ratusan jamaah hadir mengikuti kegiatan tersebut. Peringatan berlangsung khidmat dan tertib dengan rangkaian acara berupa hafalan surat-surat pendek Al-Qur’an, shalawat, tausiyah, dan doa bersama.
Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid Nabi dihadiri Kepala Desa Beringin Indah Muh. Sapari, Pengurus BKM Al-Iman beserta pengurus masjid, Ketua Panitia Tri Wahyu Insani, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, mahasiswa KKN UIN Suska Riau 2026, serta masyarakat dan tamu undangan.
Rangkaian acara dipandu salah satu mahasiswa KKN UIN Suska Riau 2026. Sebelum memasuki acara utama, santriwan dan santriwati TPA Masjid Al-Iman tampil membawakan hafalan surat-surat pendek Al-Qur’an dan shalawat Nabi Muhammad SAW.
Pengurus BKM Al-Iman melalui Suji Syarifudin menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk memperkuat keimanan dan meneladani akhlak Rasulullah SAW.
“Semoga melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini, kita semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta mampu meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Suji Syarifudin.
Suji juga mengajak masyarakat menjadikan masjid sebagai tempat memperkuat silaturahmi, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama.
Sementara itu, Kepala Desa Beringin Indah Muh. Sapari mengajak masyarakat menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.
“Mari kita jadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, menjaga kerukunan, mempererat persatuan, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” kata Muh. Sapari.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ustadz Maulana Ishak dari Sorek Dua, Pangkalan Kuras.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Maulana Ishak mengajak jamaah menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan. Ia juga mengingatkan agar Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan, memperkuat persaudaraan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Ketua Panitia Tri Wahyu Insani menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung pelaksanaan kegiatan.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H berjalan dengan lancar. Terima kasih kepada Bapak Kepala Desa, para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, Ustadz Maulana Ishak, serta seluruh masyarakat yang telah hadir dan mengikuti kegiatan ini,” ujar Tri Wahyu Insani.
Suasana kegiatan semakin semarak dengan penampilan grup hadroh para santri Pondok Pesantren Amanatulhuda dari Desa Surya Indah, desa tetangga Beringin Indah. Lantunan shalawat menambah suasana religius dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi.
Seluruh jamaah mengikuti kegiatan dengan tertib hingga selesai. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan doa bersama.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M menjadi momentum keagamaan bagi masyarakat Desa Beringin Indah untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, meneladani akhlaknya, serta menjaga silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan sehari-hari.***
(Sugianto)
Tulis Komentar