Wisuda Perdana IKTN Torehkan Sejarah, Hadirkan Ustadz Abdul Somad
PEKANBARU — Institut Keislaman Tuah Negeri (IKTN) menorehkan sejarah penting dalam perjalanan pendidikan tinggi Islam di Riau. Untuk pertama kalinya, IKTN menggelar Wisuda Program Sarjana Ke-I yang berlangsung khidmat dan penuh makna di Hotel Grand Suka Pekanbaru, Sabtu (15/8/2026).
Sebanyak 46 lulusan dari berbagai program studi resmi dikukuhkan sebagai sarjana dalam prosesi wisuda perdana tersebut. Momen bersejarah ini menjadi tonggak awal bagi IKTN dalam mencetak generasi intelektual yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan nilai-nilai keislaman.
Wisuda perdana itu turut dihadiri Koordinator Kopertais Wilayah XII Riau-Kepri Prof. Dr. Hj. Leny Nofianti, MS., S.E., M.Si., Ak., CA, Bupati Pelalawan H. Zukri Misran, S.M., M.M., jajaran pimpinan IKTN, sivitas akademika, keluarga wisudawan serta sejumlah tamu undangan.
Kehadiran Prof. H. Ustadz Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D. menjadi salah satu momen yang paling mendapat perhatian. Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Abdul Somad menyampaikan orasi ilmiah sekaligus memberikan pesan kepada para lulusan agar tidak berhenti belajar setelah memperoleh gelar sarjana.
Ia mendorong para wisudawan untuk terus mengembangkan ilmu, menjaga integritas dan menjadikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan sebagai bekal untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pesan serupa juga disampaikan Bupati Pelalawan H. Zukri Misran. Menurutnya, kelulusan dari perguruan tinggi bukan berarti seseorang harus langsung mendapatkan pekerjaan.
Para sarjana diminta tetap optimistis, terus berusaha, meningkatkan kompetensi dan tidak merasa rendah diri ketika belum memperoleh pekerjaan. Justru, masa setelah wisuda harus dimanfaatkan untuk membangun kemampuan dan mencari berbagai peluang.
“Jangan merasa rendah diri ketika belum mendapatkan pekerjaan. Terus berusaha, tingkatkan kemampuan dan jangan pernah berhenti belajar,” pesan Zukri kepada para wisudawan.
Mengusung semangat “Lulusan Unggul dan Berdaya Saing”, IKTN berharap 46 sarjana yang dikukuhkan dapat menjadi sumber daya manusia yang mampu bersaing sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah dan bangsa.
Bagi IKTN, wisuda perdana ini bukan sekadar seremoni akademik. Pengukuhan 46 lulusan menjadi bukti dimulainya perjalanan panjang sebuah institusi pendidikan dalam mencetak generasi berilmu, berintegritas dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Dengan lahirnya para sarjana perdana tersebut, IKTN menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan tinggi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Riau.***
Tulis Komentar