Apel Siaga Karhutla, Kapolsek Tapung Tegaskan Pencegahan Lebih diutamakan
TAPUNG, (Riausindo.com) – Menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi meningkat saat musim kemarau, Polsek Tapung bersama unsur Forkopimcam, perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat menggelar Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2026 di Lapangan Kantor Camat Tapung, Desa Petapahan, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.40 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Tapung, Kompol Y.E. Bambang Dewanto, SH, sebagai pimpinan apel.
Hadir dalam kegiatan itu Camat Tapung Al-Kausar, SSTP, Danramil 16 Tapung Kapten Inf. Dedi, Wakapolsek Tapung AKP Ferry M. Fadillah, SH, MM, para kepala desa se-Kecamatan Tapung, perwakilan sejumlah perusahaan, tokoh adat, serta ratusan peserta apel dari berbagai unsur.
Apel siaga ini digelar sebagai bentuk kesiapan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan yang dapat terjadi sewaktu-waktu, khususnya saat memasuki musim kemarau.
Selain itu, kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla.
Dalam amanatnya, Kapolsek Tapung Kompol Y.E. Bambang Dewanto menegaskan bahwa kebakaran hutan dan lahan bukan hanya menyebabkan kerusakan lingkungan, tetapi juga berdampak luas terhadap kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga transportasi.
“Pencegahan harus menjadi prioritas utama dibandingkan penanggulangan setelah kebakaran terjadi. Oleh karena itu, seluruh unsur pemerintah, TNI-Polri, perusahaan, dan masyarakat harus bersinergi dan siap bergerak cepat apabila ditemukan titik api,” tegasnya.
Kapolsek juga mengajak seluruh kepala desa, perangkat desa, dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga lingkungan serta tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Ia meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api sekecil apa pun agar dapat ditangani sejak dini sebelum meluas.
Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan peralatan dan perlengkapan pemadaman karhutla yang dimiliki masing-masing instansi dan perusahaan.
Pemeriksaan tersebut dilakukan langsung oleh Forkopimcam Tapung bersama para tamu undangan sebagai bagian dari evaluasi kesiapan personel dan sarana pendukung.
Sebagai bentuk penguatan kemampuan di lapangan, Tim PTPN IV Region III Sei Garo yang dipandu langsung oleh Manager Rico Surbakti juga menampilkan simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan.
Simulasi tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan, kecepatan respons, dan sinergitas seluruh pihak yang terlibat dalam penanggulangan karhutla.
Pada kesempatan yang sama, Manager PTPN IV Region III menyerahkan piagam penghargaan kepada Camat Tapung Al-Kausar dan Danramil 16 Tapung Kapten Inf. Dedi sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kerja sama dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Tapung.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan aksi penanaman 10 batang pohon di halaman Kantor Camat Tapung yang dilakukan oleh unsur pimpinan kecamatan (Upika) sebagai simbol komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah kerusakan hutan.
Apel siaga karhutla tersebut diikuti oleh satu pleton personel Polsek Tapung, satu pleton Koramil 16 Tapung, satu pleton kepala desa se-Kecamatan Tapung, satu pleton staf Kecamatan Tapung, satu pleton personel PTPN IV Region III, satu pleton Masyarakat Peduli Api (MPA), serta satu pleton petugas keamanan perusahaan.
Melalui apel kesiapsiagaan ini, diharapkan seluruh unsur terkait semakin siap menghadapi potensi karhutla sehingga dapat meminimalisasi risiko kebakaran serta mencegah terjadinya bencana asap yang berdampak luas bagi masyarakat.
( Nurhayati )
Tulis Komentar