Kurang dari 24 Jam, Satlantas Polres Kampar Amankan Sopir Truk Fuso Pelaku Tabrak Lari

KAMPAR,(Riausindo.com) — Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kampar bergerak cepat mengungkap kasus kecelakaan tabrak lari maut di Jalan Raya Pekanbaru–Bangkinang KM 34, Desa Koto Perambahan, Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar. 

Kurang dari 24 jam, sopir truk Fuso yang melarikan diri usai kejadian berhasil diamankan polisi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Beat BM 2978 ZAZ dan truk Fuso BM 9553 AU, yang mengakibatkan seorang pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kasat Lantas Polres Kampar AKP Wulan Afdhalia Ramadhani, mewakili Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S, mengatakan pelaku berinisial ED (35), warga Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat.

Pelaku sempat melarikan diri usai kejadian, namun berkat penyelidikan intensif, pelaku berhasil ditangkap bersama kendaraan truk yang dikemudikannya.

“Pelaku beserta barang bukti berupa satu unit truk Fuso BM 9553 AU telah kami amankan di Satlantas Polres Kampar untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ujar AKP Wulan.

Dijelaskan AKP Wulan, korban bernama Nurbaini (56), warga Desa Tanjung Alai, Kecamatan Kampa. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor dari arah Bangkinang menuju Pekanbaru dengan kecepatan sedang.

Sesampainya di lokasi kejadian, korban berusaha mendahului truk Fuso. Namun, manuver tersebut gagal sehingga korban terjatuh dan terlindas ban belakang truk, yang menyebabkan korban meninggal dunia di tempat. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Bangkinang.

Usai kejadian, sopir truk langsung melarikan diri dari lokasi. Satlantas Polres Kampar kemudian melakukan pelacakan hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan dalam waktu kurang dari 24 jam.

AKP Wulan mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas. 

“Kami berharap masyarakat lebih waspada saat berkendara dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.

( Nurhayati )



[Ikuti Terus RiauSindo Melalui Sosial Media]