Ops Keselamatan Lancang Kuning 2026 Dimulai, Satlantas Polresta Turun ke Sekolah Edukasi Pelajar
Pekanbaru,(Riausindo.com) – Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 resmi dimulai. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru mengawali operasi ini dengan menyasar kalangan pelajar melalui pendekatan edukatif di sekolah-sekolah, Senin (2/2/2026).
Langkah awal tersebut dilakukan sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di kalangan usia pelajar yang masuk kelompok pengguna jalan produktif.
Kegiatan perdana digelar di SMK Kesehatan Genus Riau, Jalan Datuk Setia Maharaja, Kota Pekanbaru.
Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polresta Pekanbaru, AKP Irsan Effendi, mewakili Kasat Lantas, bertindak sebagai pembina upacara yang diikuti ratusan siswa dan tenaga pendidik.
Dalam amanatnya, AKP Irsan Effendi menekankan pentingnya kesadaran dan disiplin berlalu lintas sejak usia sekolah.
Ia mengingatkan para pelajar untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI saat berkendara, serta menghindari penggunaan knalpot brong yang berpotensi mengganggu ketertiban dan membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.
“Adik-adik adalah generasi masa depan, bahkan calon tenaga kesehatan. Keselamatan di jalan harus dimulai dari diri sendiri. Dengan tertib berlalu lintas, adik-adik tidak hanya melindungi diri, tetapi juga orang lain,” ujar AKP Irsan Effendi.
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Pekanbaru menegaskan bahwa dunia pendidikan menjadi salah satu fokus utama dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026.
Menurutnya, edukasi sejak dini merupakan fondasi penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan.
“Kami sengaja memulai operasi ini dengan masuk ke sekolah-sekolah. Tujuannya membangun kesadaran dan tanggung jawab para pelajar sebagai pengguna jalan. Target kami bukan semata penindakan, tetapi menciptakan keselamatan dan menekan angka kecelakaan hingga nol kasus, khususnya di kalangan generasi muda,” tegasnya.
Pihak SMK Kesehatan Genus Riau menyambut positif kegiatan tersebut. Kehadiran langsung jajaran Satlantas dinilai mampu membangun kedekatan emosional dengan siswa, sehingga pesan keselamatan berlalu lintas lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai informasi, Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 akan berlangsung selama 14 hari ke depan.
Operasi ini mengedepankan langkah preemtif dan preventif guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman dan kondusif di Kota Pekanbaru.
( Ocu Ad )
Tulis Komentar