Breaking News: Satpam PT SLS Ditembak di Kebun Sawit, Polisi Selidiki Dugaan Aksi “Ninja Sawit”
Pelalawan,(Riausindo.com) — Seorang petugas keamanan PT Sari Lembah Subur (SLS) menjadi korban penembakan di areal perkebunan sawit Desa Genduang, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan.
Insiden mengejutkan itu terjadi pada Sabtu pagi (31/1/2026) sekitar pukul 06.30 WIB dan langsung memicu kepanikan di lingkungan kebun serta warga sekitar.
Korban diketahui bernama Okto Bekalani, satpam PT SLS. Ia diduga ditembak oleh pelaku pencurian buah kelapa sawit yang dikenal dengan sebutan “ninja sawit” saat aktivitas pengamanan berlangsung di Afdeling Carli Blok 14/15 kebun PT SLS.
Humas PT Sari Lembah Subur (SLS) Group Astra Agro Lestari, Ginanjar, membenarkan peristiwa tersebut.
“Benar, telah terjadi penembakan terhadap salah satu satpam kami di lokasi kebun PT SLS,” kata Ginanjar, Sabtu (31/1/2026).
Menurut keterangan awal, suara letusan senjata api terdengar ketika petugas tengah melakukan pengamanan dan evakuasi buah sawit di lokasi.
Pelapor dalam kejadian ini adalah Sjafril Arwin, petugas pengamanan PT SLS, dengan saksi M Ripai, karyawan perusahaan.
Usai terdengar suara tembakan, korban mendatangi saksi dan mengaku telah tertembak. Korban kemudian segera dievakuasi ke Polibun PT SLS untuk mendapatkan pertolongan medis awal sebelum penanganan lanjutan.
Pelaku penembakan diduga melarikan diri usai kejadian. Pihak perusahaan langsung melaporkan insiden tersebut secara berjenjang, mulai dari internal perusahaan hingga ke aparat kepolisian.
Kapolsek Pangkalan Lesung AKP Lambok Pakpahan membenarkan adanya laporan penembakan tersebut.
Ia menyebut pihaknya telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti.
Penanganan kasus kemudian dikoordinasikan dan dilimpahkan ke Polres Pelalawan.
Sementara itu, Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, SIK, melalui Kasihumas AKP Thomas Bernandes Siahaan, S.Sos, menyampaikan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan pengembangan intensif.
“Kami masih mendalami kasus ini untuk mengungkap identitas pelaku dan motif penembakan,” ujarnya.
Peristiwa ini memunculkan kekhawatiran serius terkait keamanan di areal perkebunan, terutama adanya dugaan penggunaan senjata api oleh pelaku pencurian sawit.
Aparat kepolisian mengimbau masyarakat dan pihak perusahaan untuk tetap waspada serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.
( Nurhayati )
Tulis Komentar