Tanam 90 Pohon, Polda Riau Sulap Pemukiman Transmigran Jadi Sentra Pangan Hijau

Pekanbaru,(Riausindo.com) – Polda Riau terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat. 

Melalui program Green Policing, Polda Riau menanam puluhan pohon buah dan menyulap kawasan pemukiman transmigran di Trans Jasa Industri, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, menjadi kebun buah produktif dan sentra pangan hijau.

Kegiatan penanaman pohon ini dilaksanakan pada Jumat (2/1/2026) dan dipimpin langsung oleh Polda Riau melalui Bidang Humas, sebagai bentuk tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di tengah meningkatnya potensi bencana alam.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto mengatakan, aksi penanaman pohon ini juga sejalan dengan gagasan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan terkait Green Policing, yang mengedepankan peran Polri sebagai penggerak kepedulian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

“Bapak Kapolda Riau berulang kali menyampaikan bahwa jika kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita. Hari ini kami menanam 90 bibit pohon sebagai langkah awal menyulap kawasan ini menjadi kebun buah dan sumber pangan bagi warga,” ujar Kombes Anom.

Sebanyak 90 bibit pohon buah ditanam, terdiri dari matoa, durian, kelengkeng, dan jengkol. Bibit-bibit tersebut diharapkan dapat menjadi investasi jangka panjang sekaligus memperkuat ketahanan pangan warga transmigran di wilayah tersebut.

Menurut Anom, menanam pohon bukan hanya soal penghijauan, tetapi juga bentuk tanggung jawab lintas generasi.

“Menanam pohon adalah investasi masa depan yang tidak boleh ditunda. Bahkan dalam ajaran agama disebutkan, meski di tangan kita ada tunas pohon dan esok hari kiamat, maka tunas itu tetap harus ditanam,” tuturnya.

Ke depan, kawasan Trans Jasa Industri ini tidak hanya difungsikan sebagai ruang hijau, tetapi juga lahan produktif berbasis tumpang sari. 

Di sela-sela pohon buah, warga didorong menanam apotek hidup atau tanaman obat keluarga untuk mendukung kesehatan masyarakat.

Tak berhenti di sektor pertanian, program Green Policing Polda Riau juga diperluas dengan penguatan ketahanan pangan berbasis peternakan, seperti budidaya burung puyuh dan kolam lele, yang dikelola langsung oleh warga setempat.

Melalui program ini, Polda Riau berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan terus meningkat, sekaligus mendorong kemandirian pangan di tingkat rukun tetangga (RT).

Salah seorang warga Perumahan Trans Jasa Industri, Daman Huri, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai bantuan bibit dan pendampingan dari Polda Riau memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi warga.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Riau atas bantuan bibit ini. Jika nanti pohon-pohon ini berbuah, hasilnya tentu sangat bermanfaat dan menjadi ladang pahala bagi kita semua yang merawatnya,” ujar Daman.

( Ocu Ad  )



[Ikuti Terus RiauSindo Melalui Sosial Media]