Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan Turun Langsung Ke Lokasi Bencana di Agam
AGAM,(Riausindo.com) – Polda Riau memastikan dukungan penuh dalam penanganan bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Kabupaten Agam serta sejumlah wilayah lain di Sumatera Barat.
Langkah cepat ini merupakan tindak lanjut instruksi pimpinan Polri untuk mengirimkan bantuan ke tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Polda Riau mengerahkan 290 personel Brimob dan Samapta yang dibekali kemampuan SAR, evakuasi, dan penanganan kedaruratan.
Selain itu, dua unit ekskavator sudah lebih dulu dikirim untuk membantu pembukaan akses jalan yang tertutup material longsor.
Tak hanya personel dan alat berat, lima truk logistik berisi makanan siap saji, kebutuhan bayi, obat-obatan, perlengkapan medis dan peralatan tanggap darurat juga telah tiba di posko pengungsian.
Polda Riau juga mengirim 34 psikolog dari Biro SDM dan asosiasi psikolog untuk memberikan pendampingan trauma bagi para warga terdampak.
Langkah cepat ini ditegaskan langsung oleh Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, yang turun ke lokasi bencana bersama Menteri Kehutanan untuk meninjau kondisi terkini dan memastikan kebutuhan warga terpenuhi.
Fokus bantuan tertuju ke wilayah terdampak di Kabupaten Agam dan beberapa daerah lain di Sumatera Barat, yang hingga kini masih mengalami kerusakan parah akibat banjir bandang dan longsor.
Bantuan mulai bergerak sejak Sabtu dan Minggu, dengan kehadiran Kapolda Riau di lokasi bencana pada Minggu (30/11).
Riau yang merupakan wilayah terdekat dengan Sumbar, sehingga diperlukan respon cepat untuk mendukung evakuasi, pencarian korban, serta pemulihan kondisi awal pascabencana.
“Karena Riau dekat dengan Sumbar dan membutuhkan respon cepat, kami langsung bergerak,” tegas Irjen Herry Heryawan.
Pantauan terakhir menunjukkan sebagian akses jalan di Palembayan masih tertutup longsoran. Sejumlah jembatan mengalami kerusakan dan pasokan listrik belum sepenuhnya pulih.
Warga masih bertahan di posko pengungsian sambil menunggu perbaikan akses dan situasi membaik.
Di tengah cuaca yang masih sering hujan, tim SAR gabungan berupaya mempercepat pencarian korban sekaligus meminimalisir risiko longsor susulan yang dapat membahayakan personel maupun warga sekitar.
( Ocu Ad )
Tulis Komentar