RBR 2026, Kasat Lantas Polresta Pekanbaru : Tetap Mengedepankan Kenyamanan Masyarakat
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Satrio
PEKANBARU,(Riausindo.com) – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru memastikan rekayasa lalu lintas saat pelaksanaan Riau Bhayangkara Run (RBR) 2026 pada Minggu, 19 Juli 2026, tetap mengedepankan kenyamanan masyarakat.
Meski sejumlah ruas jalan akan ditutup sementara demi kelancaran ribuan peserta, akses bagi warga yang memiliki kepentingan mendesak dipastikan tetap difasilitasi.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Satrio mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai jalur alternatif dan skema khusus agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.
Salah satunya bagi warga yang akan menghadiri acara pernikahan di Gedung Dharma Wanita. Kendaraan dapat melintas melalui Jalan Gurindam II atau Jalan Tambusai menuju Jalan Sumatera melalui sisi kiri Jalan Pattimura dengan pengawalan petugas di lapangan.
Selain itu, Satlantas juga telah berkoordinasi dengan pengurus gereja di Kota Pekanbaru. Jemaat gereja, baik yang beribadah di kawasan Jalan Sumatera maupun Jalan Hang Tuah, tetap dapat menuju lokasi ibadah melalui jalur yang telah disiapkan.
Jemaat GPIB diarahkan melalui Jalan Mustika–Hang Tuah–Gajah Mada atau langsung melalui Jalan Sumatera menuju Gajah Mada, sedangkan jemaat gereja di kawasan Hang Tuah akan diarahkan melalui Jalan Sudirman di lajur sebelah kiri.
Tak hanya itu, akses bagi tenaga kesehatan dan pegawai RSUD Arifin Achmad juga tetap dibuka. Petugas di lapangan akan memberikan prioritas kepada kendaraan yang memiliki kepentingan pelayanan kesehatan dengan menunjukkan kartu identitas (ID Card) kepada personel yang berjaga di titik penyekatan.
Kompol Satrio menegaskan, penutupan jalan selama pelaksanaan Riau Bhayangkara Run bukan berarti seluruh akses ditutup total. Menurutnya, petugas akan memberikan diskresi bagi masyarakat yang memiliki kepentingan penting sepanjang dapat dibuktikan dan berkoordinasi dengan baik di lapangan.
Ia mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi arahan personel demi keamanan dan kelancaran bersama.
"Kami tidak ingin menghambat aktivitas masyarakat. Yang kami lakukan adalah mengatur arus lalu lintas agar kegiatan berjalan lancar tanpa mengabaikan kepentingan warga. Jika kegiatan selesai lebih cepat, maka ruas jalan juga akan kami buka lebih awal," ujar Kompol Satrio.
Ia juga mengajak masyarakat Pekanbaru mendukung suksesnya Riau Bhayangkara Run 2026 yang memasuki penyelenggaraan tahun keempat.
Menurutnya, ajang berskala nasional ini tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian, sektor pariwisata, hingga pelaku usaha lokal karena akan mendatangkan ribuan peserta dan pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia.
“Dukungan dan pengertian masyarakat diharapkan menjadi kunci sukses pelaksanaan event tersebut”, harap nya.
( Ocu Ad )
Tulis Komentar