Lindungi Tenaga Kerja, PT Macan Sejahtera Cahaya Keluarkan Himbauan Antisipasi Pungli
INHU,RIAUSINDO.COM - PT Macan Sejahtera Cahaya mengeluarkan himbauan resmi kepada seluruh tenaga kerja terkait proses berakhirnya dan perpanjangan kontrak kerja yang dijadwalkan pada 21 Mei 2026.
Himbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi pungutan liar (pungli) yang dapat merugikan tenaga kerja maupun calon pekerja.
PIC PT Macan Sejahtera Cahaya, Muhammad Sofi Anugrah, Selasa (19/5/2026), menegaskan bahwa manajemen perusahaan berkomitmen melindungi kesejahteraan seluruh tenaga kerja dengan memastikan seluruh proses administrasi, termasuk perpanjangan kontrak, berjalan sesuai aturan dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan.
“Melalui himbauan ini, kami ingin memastikan seluruh tenaga kerja merasa aman dan nyaman. Tidak ada pungutan dalam bentuk apa pun dalam proses perpanjangan kontrak. Jika ada pihak yang meminta uang atau hadiah dengan mengatasnamakan perusahaan, kami tegaskan itu bukan bagian dari kebijakan manajemen,” tegas Sofi.
Ia juga mengimbau seluruh tenaga kerja agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang mencoba memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi. Menurutnya, apabila ada indikasi permintaan uang atau hadiah terkait perpanjangan kontrak, tenaga kerja diminta segera melaporkannya kepada manajemen agar dapat segera ditindaklanjuti.
Langkah ini, kata Sofi, merupakan bagian dari komitmen PT Macan Sejahtera Cahaya dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, transparan, dan berintegritas, sekaligus menjaga hak-hak para tenaga kerja.
Sebelumnya, PT Macan Sejahtera Cahaya juga telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui perekrutan tenaga kerja lokal.
Dalam proses tersebut, perusahaan telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kelurahan yang berada di wilayah areal perkebunan PT Inecda yang tersebar di Kecamatan Rengat Barat, Kecamatan Seberida, dan Kecamatan Rakit Kulim.
Koordinasi ini dilakukan untuk memperkuat sinergi antara perusahaan dengan pemerintah setempat dalam membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar, khususnya tenaga kerja lokal, sehingga dapat membantu meminimalisir angka pengangguran sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Perusahaan ingin seluruh tenaga kerja fokus bekerja dengan tenang tanpa dibebani hal-hal yang tidak semestinya. Kesejahteraan tenaga kerja menjadi perhatian utama kami,” tutupnya.
(red).
Tulis Komentar