Bayi Laki-laki Ditemukan Terbungkus Kain di Teras Rumah Warga, Polsek Bukit Raya Buru Pelaku

Pekanbaru,(Riausindo.com) – Warga Jalan Citra, RT 004 RW 001, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, digegerkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki di teras rumah warga, Sabtu (27/12/2025) malam.

Bayi tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 22.23 WIB oleh Putri Ananda (21), seorang warga setempat. Saat itu, Putri tengah berada di dalam kamar dan mendengar suara tangisan bayi.

Merasa curiga, ia mencari sumber suara dan mendapati seorang bayi tergeletak di sudut tiang teras rumahnya.

Putri kemudian segera memberitahukan kedua orang tuanya, Indra Sakti dan Indra Murni. Sang ayah langsung keluar rumah dan membawa bayi tersebut masuk ke dalam rumah untuk diberikan susu agar kondisinya stabil.

Tak berselang lama, pihak keluarga melaporkan temuan itu kepada Ketua RT setempat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Simpang Tiga, serta Polsek Bukit Raya. 

Petugas piket Polsek Bukit Raya yang dipimpin Pawas Kanit Reskrim IPDA M Zamhur langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.

Dari hasil pemeriksaan awal, bayi tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau guna menjalani pemeriksaan kesehatan. 

Pemeriksaan dilakukan oleh dokter Widya Surya dengan hasil bayi dinyatakan dalam kondisi sehat.

“Bayi berjenis kelamin laki-laki, diperkirakan berusia sekitar 4 minggu,” jelas Ipda Zamhur, Senin (29/12/2025).

Saat ditemukan, bayi diketahui terbungkus tiga lapis kain, dengan berat badan sekitar 3,4 kilogram dan panjang 52 sentimeter. 

Tali pusarnya juga sudah terpotong, menandakan bayi tersebut telah dilahirkan beberapa waktu sebelumnya.

Hingga saat ini, bayi tersebut masih dititipkan dan dirawat di RS Bhayangkara Polda Riau sambil menunggu proses penanganan lanjutan oleh Dinas Sosial Kota Pekanbaru. 

" Polsek Bukit Raya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang tega meninggalkan bayi tersebut", ungkap nya.

( Ocu Ad  )



[Ikuti Terus RiauSindo Melalui Sosial Media]