Riau Garden Jadi Saksi Silaturahmi Bersejarah Tokoh Melayu dan Warga Pelalawan.

Riausindo- PEKANBARU - Sejumlah tokoh Melayu Riau yang juga mantan gubernur dan pejabat pada masanya berkumpul di Taman Riau Garden Pekanbaru pada Jumat, 17 Mei 2024. Mereka menghadiri acara silaturahmi dan halal bihalal warga Pelalawan di Pekanbaru.

Para tokoh Melayu yang hadir di antaranya adalah mantan Gubernur H. Wan Abu Bakar, H. Bambang Mit, H. Anas Makmun, sejumlah pimpinan partai politik tingkat Provinsi Riau, Wakil DPRD Provinsi Riau Agung Nugroho, Sultan Pelalawan X Syarif Kamaruddin Haroen, tokoh akademisi Melayu T. Dahril, Bupati Pelalawan H. Zukri Misran, HM. Harris, Ketua DPRD Pelalawan H. Baharudin, serta sejumlah tokoh masyarakat, bathin, dan PR perusahaan.

Gubernur Riau pada kesempatan tersebut diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Provinsi Riau, Tengku Zul Efendi.

Ketua Ikatan Masyarakat Pelalawan Pekanbaru, H. T. Azmun Jafar, yang juga mantan Bupati Pelalawan pada masanya dan dikenal sebagai Bapak Pembangunan Pelalawan, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua undangan yang hadir dalam acara tersebut.

"Kami, selaku panitia dan sekaligus tuan rumah dalam kegiatan ini, sangat mengapresiasi kehadiran tuan-tuan sekalian. Dengan semangat kebersamaan inilah kita akan mampu membesarkan nama Melayu pada umumnya dan masyarakat Pelalawan khususnya," ujarnya.

Azmun juga menyampaikan bahwa semangat Melayu itu adalah musyawarah, mufakat, saling menghargai, dan juga menghargai masalah lalu serta tidak melupakan sejarah.

Sementara Bupati Pelalawan HH. Zukri Misran menegaskan bahwa silaturahmi adalah tradisi yang mengakar kuat di kalangan masyarakat Pelalawan. Menurutnya, banyak warga yang begitu menikmati silaturahmi hingga menjadikannya sebagai hobi, karena melalui pertemuan ini banyak ide dan kebaikan yang tercipta.

Pernyataan ini disampaikan Zukri saat menghadiri acara silaturahmi dan halal bihalal masyarakat Pelalawan yang tinggal di Kota Pekanbaru. Acara tersebut bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan.

Bupati Pelalawan menambahkan bahwa salah satu hikmah dari acara silaturahmi dan halal bihalal ini adalah pemberian bantuan kepada anak yatim serta doa bersama untuk masyarakat yang akan menunaikan ibadah haji

"Hari ini kita berkumpul dan bersilaturahmi di Pekanbaru. Dalam pertemuan ini, ada 39 anak yatim yang menerima santunan dari masyarakat, yang menunjukkan bahwa silaturahmi kita membawa kebahagiaan dan keberkahan bagi anak yatim dari Kabupaten Pelalawan yang berada di Kota Pekanbaru," ujar Zukri.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Pelalawan turut memberikan santunan kepada anak yatim dari masyarakat Pelalawan di Pekanbaru. Selain itu, dilakukan juga upacara tepuk tepung tawar untuk para calon jemaah haji dari Pelalawan yang ada di Pekanbaru.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Provinsi Riau, Tengku Zul Efendi, yang hadir mewakili Gubernur Riau, menyampaikan dalam pidatonya bahwa dirinya sangat bahagia bisa berkumpul dengan para tetua dan tokoh-tokoh Riau.

"Saya merasa bahagia dapat bertatap muka dengan tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat Pelalawan, serta berjumpa dengan calon jemaah haji di acara halal bihalal ini," kata Tengku Zul Efendi.

Ia mengatakan, meskipun bulan Syawal 1445 Hijriah telah berlalu, acara halal bihalal yang penuh dengan rasa kekeluargaan ini tetap merupakan momen penting. Terutama dalam meningkatkan rasa persaudaraan dan kekeluargaan yang bermuara pada satu visi dan misi dalam memajukan Provinsi Riau.

"Kami selaku pemangku kepentingan tentu tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dari seluruh komponen masyarakat, termasuk masyarakat Pelalawan yang ada di Kota Pekanbaru ini," ucapnya.***Jc



[Ikuti Terus RiauSindo Melalui Sosial Media]