Polisi Selidiki Kematian Pemuda di Ruko Apotek Salo, Hasil Pemeriksaan Awal Tak Temukan Kekerasan

Poto Ilustrasi

KAMPAR, Riausindo.com – Polisi masih menyelidiki kematian Aldi Seprijal Sagala (21), pemuda yang ditemukan meninggal dunia di dalam Ruko Apotek Rama Farma, Dusun Koto Bangun, Desa Salo, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Rabu (23/9/2026).

Dari informasi yang berhasil di himpun, korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB dalam kondisi tergantung di sekitar pintu kamar ruko. Informasi tersebut diterima Ketua RT setempat, Iwan, dari seorang warga bernama Asnawi.

Setelah menerima laporan, Kapolsek Bangkinang Barat IPDA Roy Sandi, S.H., M.H., bersama personel mendatangi lokasi. Polisi kemudian melakukan pengamanan TKP dan berkoordinasi dengan Polres Kampar.

Sekitar pukul 14.15 WIB, Pamapta Polres Kampar IPDA Beni bersama Kaur Identifikasi Aipda Yance, piket Reskrim dan personel lainnya tiba di lokasi. Tim kemudian melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Jenazah korban dibawa ke RSUD Bangkinang sekitar pukul 16.00 WIB untuk menjalani pemeriksaan medis dan identifikasi. Berdasarkan pemeriksaan awal dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Meski demikian, polisi masih melakukan penyelidikan. Hasil pemeriksaan awal tersebut belum menjadi kesimpulan akhir mengenai penyebab kematian maupun latar belakang kejadian.

Pihak keluarga menyatakan keberatan terhadap autopsi. Saat ini polisi masih menunggu surat pernyataan resmi dari keluarga terkait penolakan autopsi tersebut.

Korban merupakan warga asal Sihotang Nahornop, Kelurahan Parbuluan VI, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Di Kabupaten Kampar, korban berdomisili di Dusun Koto Bangun, Desa Salo.

Kapolsek Bangkinang Barat bersama Unit Reskrim Polres Kampar melakukan pendalaman terhadap keterangan saksi, kondisi tempat kejadian, barang bukti dan informasi dari pihak keluarga guna mengetahui secara utuh rangkaian peristiwa.

Rencananya, setelah proses penanganan selesai, jenazah akan dipulangkan ke Kabupaten Dairi untuk dimakamkan di kampung halaman korban.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak menyebarluaskan dugaan atau informasi yang belum terkonfirmasi selama proses penyelidikan masih berlangsung.

( Nurhayati  )



[Ikuti Terus RiauSindo Melalui Sosial Media]