Asap Kian Pekat

ISPU Pelalawan Tembus 603 dan Pekanbaru 360, Masuk Kategori Berbahaya

Riausindo -PELALAWAN — Kualitas udara di sejumlah wilayah Provinsi Riau memburuk akibat kabut asap. Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kabupaten Pelalawan bahkan menembus angka 603, sehingga masuk kategori berbahaya.

Berdasarkan data pemantauan ISPU Provinsi Riau yang diterima riauterkini.com, Selasa (25/8/2026) pukul 07.00 WIB, Stasiun KLH/BPLH-Pelalawan mencatat ISPU tertinggi dengan angka 603. Parameter pencemar yang menjadi indikator kritis adalah PM2.5.

Dalam klasifikasi ISPU, nilai di atas 300 berada pada kategori berbahaya, yang menunjukkan kualitas udara dapat menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat.

Kondisi serupa juga terjadi di Kota Pekanbaru. Stasiun KLH/BPLH-Tenayan Raya mencatat ISPU sebesar 360, yang juga masuk kategori berbahaya dengan parameter kritis PM2.5.

Sementara itu, sejumlah daerah lainnya berada dalam kategori tidak sehat. Stasiun KLH/BPLH-Indragiri Hilir mencatat ISPU 141, Stasiun KLH/BPLH-Sangoro, Bengkalis, 150, serta Stasiun Integrasi-Kp. Dalam, Siak, sebesar 130.

Untuk wilayah Rokan Hilir dan Siak, kualitas udara masih berada pada kategori sedang. Stasiun KLH/BPLH-Bangko, Rokan Hilir, mencatat ISPU 94, sedangkan Stasiun KLH/BPLH-Bunga Raya, Siak, berada di angka 82.

Berbeda dengan wilayah lainnya, kualitas udara di Dumai masih tergolong baik. Stasiun KLH/BPLH Bukit Kapur mencatat ISPU 42. Parameter PM10 berada pada angka 41 dan PM2.5 sebesar 37.

Adapun Stasiun KLH/BPLH-Bangkinang, Kampar, tidak memiliki nilai ISPU yang valid. Sementara peralatan pemantauan di Stasiun Integrasi-Perawang, Siak, dilaporkan mengalami kerusakan.

Data tersebut bersumber dari sistem pemantauan ISPU Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta aplikasi ISPU.net. Klasifikasi ISPU mengacu pada Peraturan Menteri LHK RI Nomor P.14/Menlhk/Setjen/Kum.1/7/2020.

Dengan angka 603, Pelalawan menjadi wilayah dengan tingkat pencemaran udara tertinggi dalam data pemantauan tersebut. Tingginya konsentrasi PM2.5 menjadi perhatian serius di tengah meningkatnya kabut asap di sejumlah wilayah Riau.*** Red



[Ikuti Terus RiauSindo Melalui Sosial Media]