Pria Muda Ditemukan Meninggal di Kontrakan, Warga Terbangiang Pelalawan Heboh

Riausindo - PELALAWAN - Warga Desa Terbangiang, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi tidak bernyawa di rumah kontrakannya, Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

Korban diketahui bernama M. Ridho (28), warga Desa Terbangiang. Ia ditemukan terbaring kaku di atas kasur di dalam kamar kontrakan miliknya.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh rekannya, Riski alias Ajo, yang datang ke rumah korban dengan maksud mengajak bekerja. Namun setibanya di lokasi, korban tidak memberikan respons meski pintu telah diketuk berulang kali.

Merasa curiga, saksi kemudian mencoba masuk melalui jendela yang diketahui tidak terkunci. Saat itulah saksi mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia di atas tempat tidur.

Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada warga sekitar dan perangkat desa, sebelum akhirnya diteruskan ke pihak kepolisian.

Kapolsek Bunut AKP Arinal Fajri SH melalui Kanit Reskrim IPDA Andrinaldi SH bersama personel segera mendatangi lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Di sekitar lokasi, petugas juga menemukan sejumlah obat-obatan dan minuman suplemen yang diduga berkaitan dengan kondisi kesehatan korban.

Sekitar pukul 12.30 WIB, jenazah korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Bandar Petalangan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Namun pihak keluarga yang diwakili kerabat korban telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi.

Selanjutnya, jenazah direncanakan dipulangkan ke kampung halamannya menggunakan ambulans Klinik Dinda.

Berdasarkan keterangan sementara di lapangan, korban diketahui jarang berinteraksi dengan warga sekitar dan disebut sempat mengalami sakit demam beberapa waktu terakhir.

Polisi menyatakan hingga saat ini tidak ditemukan indikasi tindak kekerasan yang mengarah pada penyebab kematian korban. Diperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar 8 hingga 12 jam sebelum ditemukan.

“Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatan, kemungkinan serangan jantung,” ungkap pihak kepolisian.

Saat ini, polisi telah melakukan serangkaian tindakan mulai dari menerima laporan masyarakat, melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi-saksi hingga membuat berita acara penolakan autopsi oleh pihak keluarga.*** SG



[Ikuti Terus RiauSindo Melalui Sosial Media]