Jelang Mudik Lebaran, Polda Riau Petakan Titik Rawan Kecelakaan dan Kemacetan di Sejumlah Jalur Utam

PEKANBARU,(Riausindo.com) – Menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau mulai memetakan sejumlah titik rawan kecelakaan dan kemacetan di berbagai jalur utama di Provinsi Riau. 

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat yang diperkirakan meningkat signifikan selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika mengatakan pemetaan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi kondisi lapangan, data kecelakaan tahun-tahun sebelumnya, serta analisis potensi kepadatan kendaraan di jalur strategis yang menjadi lintasan utama pemudik.

“Dari hasil pemetaan, kami telah mengidentifikasi sejumlah titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas. Dengan data ini, kami bisa menyiapkan langkah pengamanan, pengaturan hingga rekayasa lalu lintas agar perjalanan masyarakat tetap aman, nyaman, dan lancar,” ujar Jeki, Sabtu (7/3/2026).

Pada jalur lintas barat Pekanbaru menuju Sumatera Barat yang melintasi Kabupaten Kampar, beberapa titik rawan kecelakaan berada di KM 82/83 Desa Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar, KM 98 Desa Tanjung Alai Kecamatan XIII Koto Kampar, KM 17 Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang, serta KM 29 Sei Pinang Kecamatan Tambang. 

Sementara potensi kemacetan diperkirakan terjadi di kawasan Pasar Kuok, Pasar Danau Bingkuang, dan Pasar Kampar yang kerap dipadati kendaraan.

Untuk jalur lintas timur Pekanbaru menuju Jambi yang melintasi wilayah Kabupaten Pelalawan, Indragiri Hulu hingga Indragiri Hilir, titik rawan kecelakaan terpantau berada di KM 27 Desa Simpang Beringin, KM 44 Desa Kiyap Jaya, KM 68–69 Pangkalan Kerinci, KM 82 Desa Kemang, serta KM 120 Desa Pesaguan. 

Selain itu, pengendara juga diminta meningkatkan kewaspadaan di KM 17 Desa Redang Seko Kabupaten Indragiri Hulu dan KM 278 Dusun Masad Desa Keritang Kabupaten Indragiri Hilir.

Sementara pada jalur lintas tengah Pekanbaru menuju Kuantan Singingi hingga Sumatera Barat, potensi kemacetan diprediksi terjadi di kawasan Pasar Benai Kecamatan Benai dan KM 195 Jalan Pasar Lubuk Jambi. Di jalur ini juga terdapat titik rawan kecelakaan di KM 131 Muara Lembu Kecamatan Singingi.

Sedangkan pada jalur Pekanbaru menuju Sumatera Utara melalui Kabupaten Rokan Hilir, kepadatan kendaraan diperkirakan terjadi di kawasan Pajak Lama Bagan Batu, jalan rusak KM 18 Balam, jalan rusak KM 6 Balam, serta Pasar Tumpah Ujung Tanjung. 

Titik rawan kecelakaan juga ditemukan di KM 31 Kecamatan Balai Jaya, KM 21 Balam Desa Bangko Sempurna, KM 6 Balam Desa Bangko Permata, serta Simpang Batang Desa Rantau Bais Kecamatan Tanah Putih.

Sebagai langkah antisipasi, Ditlantas Polda Riau menyiapkan berbagai strategi pengamanan mulai dari peningkatan patroli di titik rawan, pemasangan rambu dan spanduk imbauan keselamatan, hingga menyiapkan jalur alternatif untuk mengurai kemacetan. 

Selain itu, sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) juga akan didirikan di jalur strategis guna memberikan pelayanan bagi pemudik, termasuk tempat beristirahat bagi pengendara yang kelelahan selama perjalanan.*

( Ocu Ad  )



[Ikuti Terus RiauSindo Melalui Sosial Media]