Kapolsek Payung Sekaki Apresiasi dan Ucapkan Terima Kasih Kepada Masyarakat Payung Sekaki
PEKANBARU,(Riausindo.com) – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di kursi depan sebuah kedai milik warga di Jalan Dharma Bakti, Kelurahan Labuhbaru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.
Peristiwa ini sontak mengundang perhatian warga sekitar sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian.
Kapolsek Payung Sekaki, AKP Rafidin L. Gaol, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima informasi dari masyarakat.
Respons cepat tersebut dinilai penting guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif di lingkungan sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
“Terima kasih kepada masyarakat Payung Sekaki yang sigap memberikan informasi kepada kami. Sinergi ini sangat membantu dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar AKP Rafidin didampingi Pawas Kanit Binmas IPDA Restu Inanda di lokasi.
Korban diketahui bernama Toni Ramadhan (30), seorang buruh SPTI, warga Jalan Tabek Gadang Perumahan Marwah 2, Kota Pekanbaru.
Identitas korban dipastikan setelah petugas melakukan pemeriksaan awal dan berkoordinasi dengan pihak keluarga.
Peristiwa bermula saat saksi pertama, Depa Saputra (40), yang bekerja di sebuah toko harian di sekitar lokasi, melihat seorang pria dalam posisi tertelungkup di kursi depan kedai. Saat dipanggil berulang kali, korban tidak memberikan respons.
Merasa curiga, saksi kemudian memanggil Rudi (53), pedagang yang berjualan di sebelah kedai tersebut. Keduanya berupaya memastikan kondisi korban dengan menyentuh bagian kaki, namun pria itu tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan dan diduga telah meninggal dunia. Warga pun segera menghubungi polisi.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Payung Sekaki bersama tim piket fungsi dan SPKT langsung turun ke TKP. Petugas memasang garis polisi (police line), mengamankan area, serta menghubungi Tim INAFIS untuk melakukan identifikasi dan pemeriksaan awal.
Dari hasil pemeriksaan di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat sakit. Meski demikian, seluruh prosedur tetap dilakukan sesuai standar operasional kepolisian, mulai dari olah TKP hingga pendataan saksi.
Pihak keluarga yang telah dihubungi datang ke lokasi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Keluarga juga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan membuat surat pernyataan resmi.
Kapolsek menegaskan situasi tetap aman dan mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan hal-hal mencurigakan demi menjaga keamanan bersama.
( Ocu Ad )
Tulis Komentar