BEM UHTP dan BEM IAI Sulthan Syarif Hasyim Bagikan Masker di Siak

Ahad, 11 Oktober 2026 - 18:06:53 WIB

SIAK SRI INDRAPURA, Riausindo.com – Kepedulian terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ditunjukkan mahasiswa di Kabupaten Siak, Riau. 

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) bersama BEM Institut Agama Islam (IAI) Sulthan Syarif Hasyim turun langsung ke tengah masyarakat untuk membagikan masker gratis sekaligus mengedukasi warga tentang bahaya kabut asap.

Aksi bertajuk Peduli Karhutla RI tersebut digelar pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 22.00 WIB di kawasan Istana Siak Sri Indrapura. Meski berlangsung pada malam hari, para mahasiswa tetap menyambangi masyarakat, pedagang, dan pengunjung yang berada di sekitar kawasan wisata bersejarah tersebut.

Gerakan ini diinisiasi BEM UHTP sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap ancaman karhutla dan dampak pencemaran udara yang menjadi perhatian masyarakat Riau. Selain membagikan masker, mahasiswa memberikan edukasi mengenai risiko paparan asap serta pentingnya menjaga kesehatan saluran pernapasan.

Presiden Mahasiswa BEM UHTP, Syahradi Ramatul, mengatakan aksi tersebut merupakan langkah konkret mahasiswa untuk merespons persoalan lingkungan yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

"Gerakan Peduli Karhutla RI ini sengaja kami inisiasikan sebagai langkah konkret mahasiswa dalam menyikapi situasi kabut asap yang kian mengkhawatirkan. Melalui kolaborasi lintas kampus bersama rekan-rekan BEM IAI Sulthan Syarif Hasyim Siak, kami ingin memperluas dampak gerakan ini," ujar Syahradi.

Dia menjelaskan, pemilihan waktu malam hari bertujuan menjangkau masyarakat dan pengunjung yang masih beraktivitas di sekitar Istana Siak. Edukasi tersebut juga diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko gangguan kesehatan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Dalam kegiatan itu, Syahradi didampingi Menteri Lingkungan Hidup BEM UHTP, Viona Dwi Mardi, beserta jajaran pengurus inti BEM UHTP. Kolaborasi dengan BEM IAI Sulthan Syarif Hasyim menjadi upaya memperluas jangkauan gerakan kepedulian lingkungan lintas kampus.

Mahasiswa berharap aksi tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan pembagian masker semata. Mereka ingin masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan saat kualitas udara memburuk sekaligus mendorong berbagai pihak meningkatkan upaya pencegahan karhutla.

Melalui gerakan ini, mahasiswa juga menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

( Ocu Ad  )