Herry Heryawan Pamit dari Polda Riau, Titip Marwah Melayu dan Green Policing kepada Arman Achdiat
PEKANBARU, Riausindo.com – Suasana haru mewarnai upacara Welcome and Farewell Parade Kapolda Riau di Mapolda Riau, Minggu (11/10/2026). Komjen Pol Dr. Herry Heryawan resmi berpamitan setelah menuntaskan pengabdiannya sebagai Kapolda Riau dan menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada Irjen Pol Arman Achdiat.
Dalam momen tersebut, Herry tak sekadar menyampaikan salam perpisahan. Ia menitipkan pesan mendalam kepada seluruh personel Polda Riau agar tetap menjaga marwah Melayu, merawat integritas, serta melanjutkan semangat Green Policing yang selama ini menjadi salah satu program unggulan kepemimpinannya.
Dengan suara penuh haru, Herry mengenang perjalanan pengabdiannya sejak menerima amanah sebagai Kapolda Riau pada 17 Maret 2025. Berbagai tantangan, pengorbanan, hingga keputusan sulit telah dilalui bersama jajaran kepolisian di Bumi Lancang Kuning.
“Jabatan memiliki batas waktu, tetapi kenangan tentang orang-orang yang pernah berjuang bersama saya tidak mengenal batas waktu,” ujar Herry dalam sambutannya.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Polda Riau, mulai dari para perwira, bintara, tamtama, hingga aparatur sipil negara (ASN) Polri yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya.
Herry juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama memimpin terdapat perkataan, keputusan, maupun sikap yang menyinggung perasaan atau belum memenuhi harapan anggotanya.
Di hadapan jajaran Polda Riau, Herry kembali menegaskan bahwa polisi sejatinya merupakan pelayan masyarakat, bukan pihak yang harus dilayani.
Menurutnya, masyarakat harus dipandang sebagai subjek yang memiliki hak dan kedudukan setara, bukan sekadar objek dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
“Jangan menganggap kita harus duduk di atas singgasana untuk dilayani. Kalau sudah begitu, berarti kita mengkhianati amanah. Jadilah pelayan masyarakat,” pesannya.
Selain menekankan pelayanan publik, Herry menitipkan keberlanjutan program Green Policing. Baginya, tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan menjaga keamanan dan memberikan keadilan kepada manusia, tetapi juga melindungi alam serta lingkungan hidup.
Ia berharap masyarakat Riau, terutama generasi mendatang, tetap dapat menikmati hutan yang hijau, sungai yang jernih, dan udara bersih tanpa ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Rawatlah marwah negeri ini dengan hati dan kebersamaan. Lanjutkan semangat Green Policing yang telah kita tanam bersama,” pesannya kepada Kapolda Riau yang baru.
Herry juga mengingatkan seluruh personel agar tetap menjaga integritas meskipun tidak sedang diawasi, bekerja dengan hati meski tanpa penghargaan, serta mempertahankan soliditas sebagai keluarga besar Polri.
Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan berbagai warisan program yang ditinggalkan pendahulunya.
Arman mengaku bangga sekaligus terharu karena harus melanjutkan kepemimpinan seorang perwira yang dinilainya telah memberikan kontribusi besar bagi Polda Riau.
Ia menilai berbagai program dan prestasi selama kepemimpinan Herry menjadi modal penting untuk memperkuat pelayanan kepolisian di wilayah Riau.
“Saya harap minimal mampu mengimbangi. Kalau bisa melebihi, itu nanti. Saya yakin mengimbangi beliau saja sudah cukup bagi saya,” kata Arman.
Arman menegaskan, dirinya akan melanjutkan program-program yang telah berjalan baik serta mengajak seluruh personel, tokoh masyarakat, alim ulama, dan seluruh elemen daerah untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Bumi Lancang Kuning.
Ia juga berharap sejumlah program unggulan yang telah dikembangkan di Riau dapat dipertahankan, bahkan diangkat menjadi program berskala nasional.
Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi penanda berlanjutnya pengabdian di tubuh Polda Riau. Herry melangkah ke penugasan baru sebagai Kabaharkam Polri, sementara Arman mengemban amanah sebagai Kapolda Riau.
Pesan yang ditinggalkan Herry menjadi pengingat bagi seluruh personel bahwa pangkat dan jabatan pada akhirnya akan berakhir, tetapi integritas, pengabdian, dan kebaikan kepada masyarakat akan terus dikenang.
( Ocu Ad )