Restorasi Gambut Jadi Benteng Cegah Karhutla, Menhut, Kapolda Riau dan Pangdam Turun ke Bengkalis

Rabu, 30 September 2026 - 17:51:38 WIB

BENGKALIS, Riausindo.com – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau kembali diperkuat. Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo dan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan turun langsung meninjau kawasan restorasi gambut di Kabupaten Bengkalis.

Peninjauan dilakukan di Rumah Runding Restorasi, Desa Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, Bengkalis, Rabu (30/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari konsolidasi lintas sektor untuk melihat kondisi ekosistem gambut sekaligus memperkuat strategi pencegahan Karhutla.

Rombongan meninjau langsung kawasan restorasi dan membahas langkah pemulihan ekosistem gambut. Selain aspek restorasi, pembahasan juga diarahkan pada penguatan mitigasi dan deteksi dini terhadap potensi kebakaran di kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan, pencegahan Karhutla tidak dapat dibebankan kepada satu institusi. Menurutnya, pemulihan lingkungan membutuhkan kolaborasi pemerintah, TNI-Polri, akademisi hingga masyarakat.

“Pencegahan Karhutla dan pemulihan lingkungan harus dilakukan secara bersama-sama. Kolaborasi seluruh elemen menjadi kunci agar upaya yang dilakukan dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Raja Juli.

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo menyatakan TNI AD siap mendukung upaya pencegahan Karhutla sekaligus pelestarian lingkungan. Sinergi dengan pemerintah daerah, kepolisian, akademisi dan masyarakat akan terus diperkuat, terutama dalam menjaga kawasan gambut yang rentan terbakar.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menekankan pentingnya pencegahan dan deteksi dini sebagai langkah utama menghadapi ancaman Karhutla. Pemantauan kondisi lapangan dan penguatan koordinasi lintas sektor menjadi bagian dari upaya tersebut.

“Pencegahan harus diperkuat sejak dini melalui sinergi dan pemantauan lapangan secara berkelanjutan,” demikian penekanan Kapolda dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan turut dihadiri Plt Gubernur Riau S.F. Hariyanto, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf. Haris Nur Priatno, Bupati Bengkalis, Rektor Universitas Riau, jajaran Forkopimda serta tokoh masyarakat.

Kunjungan ini menjadi bagian dari penguatan kolaborasi untuk memastikan restorasi gambut berjalan beriringan dengan pencegahan Karhutla. 

Pemerintah, TNI-Polri, akademisi dan masyarakat didorong mengambil peran bersama dalam menjaga ekosistem gambut Riau.

( Ocu Ad  )