300 Pohon Ditanam di Lahan Bekas Karhutla Kampar, Polisi-TNI Tembus Medan Terjal

Rabu, 30 September 2026 - 07:05:11 WIB

KAMPAR, Riausindo.com — Upaya memulihkan lahan yang pernah terbakar terus dilakukan Polri dan TNI. Polres Kampar bersama Kodim 0313/KPR menanam sebanyak 300 batang pohon di kawasan pascakebakaran di Desa Sungai Sarik, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan penghijauan tersebut berlangsung sekitar pukul 16.30 hingga 18.30 WIB dan dipimpin langsung Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan, S.S.I.K. bersama Dandim 0313/KPR Letkol Czi Satriady Prabowo, S.I.P., M.Si.

Tak sekadar menanam pohon, personel gabungan harus lebih dulu menembus medan berat menuju lokasi. Jarak yang ditempuh mencapai sekitar 50 kilometer dari Mapolsek Kampar Kiri dengan waktu perjalanan kurang lebih lima jam.

Medan yang dilalui cukup ekstrem. Jalan licin akibat hujan, berbatu, berkelok dan berada di kawasan perbukitan membuat perjalanan tidak mudah. Sejumlah kendaraan bahkan sempat tergelincir. Kondisi diperparah dengan minimnya jaringan komunikasi di lokasi.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan langkah 57 personel gabungan. Mereka terdiri dari 25 personel Polres Kampar, 12 personel Polsek Kampar Kiri dan 20 personel TNI. Dalam kegiatan itu, personel menggunakan 8 kendaraan roda empat dan 25 kendaraan roda dua.

Setibanya di lokasi, ratusan bibit langsung ditanam di lima titik kawasan yang sebelumnya terdampak kebakaran. Lubang digali, bibit ditanam dan tanah kembali dipadatkan secara bergotong royong.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan mengatakan, perjalanan menuju lokasi menjadi gambaran bahwa pemulihan lingkungan membutuhkan komitmen dan kerja bersama.

"Perjalanan yang sulit ini mengingatkan kita bahwa menjaga alam tidaklah mudah. Setiap pohon yang kita tanam hari ini adalah bagian dari upaya pemulihan agar kehidupan kembali tumbuh di lahan yang pernah terbakar," ujar Boby.

Sementara itu, Dandim 0313/KPR Letkol Czi Satriady Prabowo menegaskan sinergi TNI-Polri tidak hanya diwujudkan dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan.

"TNI dan Polri berdiri bahu-membahu bukan hanya saat menjaga keamanan, tetapi juga saat memulihkan bumi. Medan terjal dan jalan licin tidak menghentikan niat kami untuk menghijaukan kembali tanah yang pernah terluka," katanya.

Penanaman dilakukan dengan memilih sejumlah jenis pohon yang dinilai sesuai dengan kondisi tanah dan iklim setempat. Bibit yang telah ditanam selanjutnya akan dipantau pertumbuhannya bersama masyarakat.

Polres Kampar dan Kodim 0313/KPR berharap penghijauan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pohon-pohon yang ditanam diharapkan tumbuh menjadi vegetasi baru sekaligus membantu memulihkan kondisi lahan dan memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di kawasan tersebut.

( Nurhayati  )