Dua Mesin Pemadam dan Peralatan Lengkap Diserahkan PLN ke Polres Kampar

Kamis, 24 September 2026 - 18:29:14 WIB

KAMPAR, Riausindo.com – Upaya memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kampar mendapat dukungan tambahan. PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Pekanbaru ULPLTA Koto Panjang menyerahkan dua unit mesin pemadam beserta perlengkapan pendukung kepada Polres Kampar, Kamis (24/9/2026).

Bantuan tersebut diserahkan langsung Manager PT PLN Nusantara Power UP Pekanbaru ULPLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, dan diterima Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang bersama jajaran.

Peralatan yang diserahkan terdiri dari dua unit mesin Fire Hose GXH 50, dua unit selang isap, 10 unit selang buang berukuran 1 x 20 meter, dua unit Coupling Machino, serta dua unit nozzle.

Peralatan tersebut akan menjadi tambahan sarana operasional tim penanggulangan Karhutla Polres Kampar, khususnya untuk menghadapi kondisi medan yang sulit, termasuk kawasan gambut dan lokasi kebakaran yang jauh dari sumber air maupun sulit dijangkau kendaraan.

Dengan mesin Fire Hose, air dapat disedot dari sumber seperti sungai, parit maupun kolam, kemudian dialirkan melalui rangkaian selang menuju titik api.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang mengatakan dukungan tersebut memberikan tambahan kekuatan bagi personel yang bertugas di lapangan.

"Kami menyadari sepenuhnya, melawan api di lahan gambut dan perbukitan bukan sekadar soal semangat, tetapi juga membutuhkan peralatan yang andal, cukup dan siap siaga. Bantuan ini bukan sekadar benda, melainkan penambah kekuatan nyata bagi setiap personel yang bertugas di garis depan," kata Boby.

Menurutnya, tambahan peralatan tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pemadaman dan mempercepat respons ketika terjadi kebakaran.

"Dengan alat ini, jangkauan kami lebih jauh, respons kami lebih cepat, dan harapan kami untuk melindungi warga semakin kokoh," ujarnya.

Boby juga menyampaikan apresiasi kepada PLN Nusantara Power atas dukungan tersebut. Menurutnya, penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya kepolisian.

"Karhutla bukan urusan kepolisian saja, bukan urusan pemerintah saja, ini tanggung jawab kita semua. Semoga alat ini selalu terawat, selalu siap, dan semoga semakin jarang harus digunakan," katanya.

Sementara itu, Dhani Irwansyah mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk partisipasi perusahaan dalam mendukung upaya menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat di wilayah sekitar operasional perusahaan.

Sinergi dengan kepolisian dan pemangku kepentingan lainnya, kata dia, diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan serta mempercepat penanganan apabila terjadi Karhutla.

Seluruh peralatan yang diserahkan selanjutnya akan didistribusikan kepada tim penanggulangan Karhutla Polres Kampar untuk digunakan sesuai kebutuhan di lapangan.

Penyerahan bantuan berlangsung aman dan tertib. Dukungan tersebut sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman Karhutla di Kabupaten Kampar.

( Nurhayati  )