Polres Inhu Mulai Pelatihan Penggunaan Tekhnologi Cairan Penanggulangan Kebakaran

Senin, 14 September 2026 - 20:55:39 WIB

INHU, RIAUSINDO.com — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Indragiri Hulu terus diperkuat dengan berbagai metode dan teknologi. Senin (14/9/2026), Polres Indragiri Hulu bersama Tim Gegana Satbrimob Polda Riau menggelar pelatihan sekaligus praktik lapangan penggunaan cairan X-Fire 01 untuk membantu pemadaman dan pendinginan lahan yang terbakar.

Kegiatan Fire Extinguisher Training tersebut berlangsung mulai sekitar pukul 08.30 WIB di lokasi lahan terdampak karhutla, Desa Suka Jadi, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu.

Kapolres Indragiri Hulu AKBP Eka Ariandy Putra, SH, SIK, M.Si melalui Kasi Humas Aiptu Misran, SH mengatakan, pelatihan ini merupakan bagian dari penguatan kemampuan personel dalam menghadapi ancaman karhutla, sekaligus memberikan pemahaman teknis mengenai pemanfaatan cairan X-Fire 01 dalam proses pemadaman.

"Kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan personel dalam menggunakan peralatan serta teknologi pendukung penanggulangan kebakaran, khususnya dalam menghadapi karhutla," ujar Aiptu Misran.

Kegiatan dipimpin Wakapolres Indragiri Hulu Kompol Lassarus Sinaga, SH, MH. Hadir dalam kegiatan tersebut Kabaglog Polres Inhu AKP Aman Aroni, SH, MH, Wakasubden 4 Gegana Polda Riau Iptu Rizki Refin, S.Tr.K bersama tujuh personel Brimob Polda Riau.

Turut hadir Kanit Tipikor Satreskrim Polres Inhu Iptu Aryo Setyadi, SH, MH, Kapolsek Kuala Cenaku Iptu Daniel S. Panjaitan, S.Sos bersama enam personel, Kanit Patroli Satpolairud Polres Indragiri Hilir Ipda Fadhil Ananta Raishan, SH, MH bersama empat personel, 25 personel Polres Inhu, dua personel TNI, 10 personel BPBD serta sembilan warga Desa Suka Jadi.

Dalam pelatihan tersebut, materi disampaikan Wakasubden 4 Gegana Polda Riau Iptu Rizki Refin, S.Tr.K. Personel mendapatkan pengenalan terhadap sejumlah peralatan yang digunakan dalam proses penanggulangan karhutla.

Peralatan tersebut antara lain mesin genset, mesin Mini Strike, wadah penampung air berkapasitas 200 liter, mixer atau alat pengaduk, nozzle injeksi, selang isap, selang buang, alat garuk atau garpu, ember serta cairan X-Fire 01.

Selain mengenalkan perangkat pendukung, peserta juga diberikan pemahaman mengenai fungsi cairan X-Fire 01 sebagai formula cairan pemadam yang digunakan untuk membantu mempercepat proses pemadaman sekaligus mendukung proses pendinginan atau cooling down pada area yang terbakar.

Usai penyampaian materi, sekitar pukul 10.30 WIB kegiatan dilanjutkan dengan praktik lapangan. Tim Training X-Fire melakukan demonstrasi penggunaan cairan tersebut pada titik lokasi karhutla.

Dalam praktiknya, campuran air dan cairan X-Fire disiapkan di dalam wadah berkapasitas 200 liter. Selanjutnya campuran diaduk menggunakan mixer hingga merata dan menghasilkan busa sesuai kebutuhan penggunaan.

Setelah campuran siap, mesin Mini Strike dipersiapkan dan dihubungkan dengan selang isap serta selang buang. Selanjutnya nozzle injeksi dipasang pada selang buang sehingga perangkat siap digunakan untuk melakukan penyemprotan.

Cairan kemudian diaplikasikan pada titik api dan area lahan yang terbakar. 

Penggunaan teknologi tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi personel Polres Inhu, TNI, BPBD dan masyarakat untuk melihat secara langsung proses pengaplikasian cairan X-Fire dalam penanganan karhutla.

Aiptu Misran menambahkan, keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya sinergi dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.

"Penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama. Dengan adanya pelatihan seperti ini, personel di lapangan diharapkan semakin memahami penggunaan peralatan dan dapat berkoordinasi dengan baik saat menghadapi karhutla," jelasnya.

Setelah praktik selesai, seluruh peralatan yang digunakan kemudian dibersihkan dan dipastikan kembali dalam kondisi siap digunakan. Pembersihan meliputi nozzle injeksi, mixer, wadah penampung, selang isap, selang buang hingga mesin Mini Strike.

Kegiatan pelatihan dan praktik lapangan penggunaan cairan X-Fire 01 tersebut berlangsung aman, tertib dan kondusif.

Polres Indragiri Hulu bersama unsur terkait pun terus memperkuat  menghadapi potensi karhutla meluas, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

 

(Sugianto)