KKN 143 UMRI Gebrak Digitalisasi Desa Buluh Rampai, Admin Desa Dilatih Kelola Website

Kamis, 03 September 2026 - 13:00:15 WIB

INDRAGIR HULU,(Riausindo.com) — Transformasi digital mulai didorong dari tingkat desa. Mahasiswa KKN Kelompok 143 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menggelar Sosialisasi Website Desa dan Pelatihan Admin Desa Buluh Rampai, Kecamatan Siberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program kerja KKN 143 UMRI untuk memperkuat kemampuan aparatur desa dalam memanfaatkan teknologi digital, sekaligus mendorong tata kelola pemerintahan desa yang lebih informatif, transparan, dan adaptif.

Dalam kegiatan itu, mahasiswa memberikan pemahaman mengenai pentingnya website desa sebagai pusat informasi resmi bagi masyarakat. Website dapat dimanfaatkan untuk menyajikan profil desa, program pemerintahan, pelayanan publik, pembangunan, kegiatan kemasyarakatan hingga potensi Desa Buluh Rampai.

Tak hanya memberikan sosialisasi, mahasiswa KKN juga membekali admin desa dengan pelatihan teknis. Admin dilatih membuat dan mengunggah berita, memperbarui informasi, mengelola dokumentasi kegiatan serta memastikan konten website tetap aktual dan mudah diakses masyarakat.

Penanggung Jawab Program Kerja Pembuatan Website Desa Buluh Rampai, Muhammad Zakwan Alif, mengatakan keberadaan website desa tidak boleh berhenti sebagai pajangan digital. Menurutnya, website harus dikelola secara aktif agar benar-benar menjadi jembatan informasi antara pemerintah desa dan masyarakat.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, perangkat Desa Buluh Rampai tidak hanya mengetahui cara menggunakan website desa, tetapi juga mampu mengelolanya secara berkelanjutan. Website desa harus menjadi ruang informasi yang aktif, sehingga masyarakat dapat mengetahui berbagai program, kegiatan, pelayanan, dan potensi yang dimiliki Desa Buluh Rampai,” ujar Zakwan.

Melalui pelatihan tersebut, admin desa diharapkan mampu mengelola website secara mandiri dan konsisten. Dengan pengelolaan yang baik, informasi mengenai pemerintahan dan pelayanan desa dapat disampaikan lebih cepat, tepat, terorganisir, dan mudah dijangkau masyarakat.

Program ini sekaligus menjadi bentuk kolaborasi mahasiswa KKN dengan Pemerintah Desa Buluh Rampai dalam menghadirkan inovasi yang dapat memberikan manfaat jangka panjang. 

Mahasiswa tidak hanya menjalankan pengabdian selama berada di tengah masyarakat, tetapi juga berupaya meninggalkan pengetahuan dan sistem yang dapat terus dimanfaatkan setelah program KKN berakhir.

Pemerintah Desa Buluh Rampai menyambut positif kegiatan tersebut. Pengelolaan website secara berkelanjutan diharapkan mampu memperkuat keterbukaan informasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital.

Langkah KKN 143 UMRI ini menjadi dorongan agar digitalisasi tidak berhenti di tingkat wacana. Dari Desa Buluh Rampai, teknologi diarahkan menjadi alat untuk mempercepat informasi, membuka akses publik, dan memperkuat hubungan pemerintah desa dengan masyarakat.

( Ocu Ad )