Drone Pemadam Api Diuji di Rimbo Panjang, Polri Siapkan Jurus Baru Hadapi Karhutla

Selasa, 01 September 2026 - 12:23:14 WIB

KAMPAR,(Riausindo.com) – Polri mulai menguji teknologi drone pemadam api sebagai senjata baru untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah rawan. 

Simulasi teknologi tersebut digelar tim Asisten Logistik (Aslog) Mabes Polri di Jalan Keluarga, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Senin (31/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Uji coba dipimpin Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Madya Tk. II Aslog Mabes Polri Kombes Pol Jefri Sinaga bersama staf ahli Aslog Mabes Polri AKBP Faisal dan AKBP Melki serta tim teknis pendukung. 

Teknologi drone ini diuji untuk melihat kemampuan dan efektivitasnya dalam mendukung penanganan awal Karhutla, terutama di lokasi yang sulit dijangkau personel secara langsung.

Demonstrasi tersebut disaksikan sejumlah pejabat Polda Riau, di antaranya Karo Ops Polda Riau Kombes Pol F. Sitanggang, Kepala SPN Polda Riau Kombes Pol Indra Duaman, Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Akmadi dan Karo Log Polda Riau Kombes Pol Imran Amir.

Dari Polres Kampar, Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S. turut hadir bersama Wakapolres Kampar Kompol Rizky Hidayat, Kabag Ops Kompol Amru Hutahuruk, Kabag Log AKP Dadan Wardana Sulia, Kasat Lantas AKP Wulan Afdalia Randhani serta Kapolsek Tambang AKP Aulia Rahman.

Dalam simulasi tersebut, drone pemadam api berhasil dioperasikan dengan lancar, aman dan terkendali. Pengujian ini menunjukkan teknologi tersebut berpotensi menjadi perangkat pendukung untuk merespons titik api secara cepat, termasuk pada area yang memiliki akses terbatas dan karakteristik lahan yang menyulitkan penanganan secara konvensional.

Bagi Polri, uji coba ini sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi Karhutla. Teknologi drone diharapkan dapat memperkuat respons awal sebelum kebakaran meluas, khususnya di wilayah seperti Rimbo Panjang yang memiliki kawasan rawan Karhutla dan tantangan lahan gambut.

Simulasi yang melibatkan personel Polres Kampar, Polsek Tambang, Manggala Agni dan BPBD Kabupaten Kampar itu berakhir sekitar pukul 14.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman dan kondusif, sekaligus menegaskan upaya Polri menggabungkan kekuatan personel dengan teknologi dalam menghadapi ancaman Karhutla.

( Nurhayati  )