Kapolres Kampar Ingatkan Orang Tua: Jangan Biarkan Anak Ikut Aksi Berujung Ricuh

Ahad, 30 Agustus 2026 - 12:05:18 WIB

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang.

KAMPAR,(Riausindo.com) — Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang mengingatkan para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak di tengah adanya kegiatan penyampaian pendapat atau aksi aspirasi yang berpotensi menimbulkan kericuhan. 

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah preventif untuk memastikan anak-anak tidak menjadi korban maupun terjebak dalam situasi yang membahayakan keselamatan mereka.

Pesan itu disampaikan AKBP Boby Putra dalam keterangan pers pada Minggu (30/8/2026). Ia menegaskan bahwa keselamatan dan perlindungan anak harus menjadi perhatian bersama, terutama ketika terdapat aktivitas massa di ruang publik.

“Kami mengimbau para orang tua untuk memastikan anak-anak tidak berada di lokasi aksi yang berpotensi terjadi kericuhan. Keselamatan mereka adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas AKBP Boby Putra.

Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan hak konstitusional setiap warga negara dan Polri menghormati hak tersebut. Namun, anak-anak merupakan kelompok yang masih rentan sehingga membutuhkan pendampingan, edukasi, serta pengawasan lebih dari keluarga.

Kapolres meminta orang tua tidak hanya melarang, tetapi juga memberikan pemahaman kepada anak mengenai risiko berada di tengah kerumunan aksi, terlebih apabila situasi berubah menjadi tidak kondusif.

“Anak-anak kita memiliki masa depan yang panjang. Jangan sampai mereka berada di tempat atau situasi yang berpotensi membahayakan diri sendiri,” ujarnya.

Ia juga mengajak orang tua aktif berkomunikasi dengan anak, mengetahui aktivitas dan lingkungan pergaulan mereka, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap informasi mengenai rencana aksi di sekitar tempat tinggal.

“Yang paling utama adalah jangan sampai mereka menjadi korban atau berada dalam situasi yang dapat membahayakan keselamatan. Mari kita jaga, bimbing dan edukasi anak-anak kita untuk kepentingan masa depan mereka,” pungkasnya.

Polres Kampar menekankan bahwa menjaga keselamatan anak bukan hanya tugas kepolisian, melainkan membutuhkan sinergi antara keluarga, masyarakat dan seluruh pihak agar hak anak untuk tumbuh aman dan terlindungi tetap terjaga.

( Nurhayati  )