Panen 1,5 Ton Jagung di Tapung, Polsek Kawal Swasembada Pangan

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:21:19 WIB

TAPUNG,(Riausindo.com) — Upaya mendukung program swasembada pangan tahun 2026 terus digencarkan di Kabupaten Kampar. Polsek Tapung bersama kelompok tani dan sejumlah pihak terkait melaksanakan panen jagung pipil di lahan Desa Sei Putih, Kecamatan Tapung, Senin (24/8/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin Kapolsek Tapung Kompol Y.E. Bambang Dewanto, S.H. Panen dilakukan bersama Waka Polsek Tapung AKP Ferry M Fadillah, S.H., M.M., Kanit Reskrim Iptu Syahrial, S.H., Kepala Desa Sei Putih Bambang Rubianto, PPL Kecamatan Tapung Tarmizi, S.P., Direktur BUMDes Herinaldi, Humas PT Bio Cycle Budi CP, serta Ketua Kelompok Tani Citra Mandiri Yoyo Sunaryo.

Jagung jenis Lamuru tersebut ditanam pada 25 April 2026 di lahan seluas 1,5 hektare dengan penggunaan bibit sebanyak 22,5 kilogram. Setelah berusia sekitar empat bulan, tanaman dipanen dan menghasilkan sekitar 1,5 ton jagung pipil.

Meski kondisi tanah dan bibit tergolong baik, proses budidaya sempat menghadapi kendala berupa serangan hama atau virus yang menyebabkan sebagian tanaman mengalami gagal panen.

Kompol Bambang mengatakan, panen tersebut menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam mendukung ketahanan dan swasembada pangan, khususnya dengan mendorong produktivitas kelompok tani di wilayah Kecamatan Tapung.

“Kami dari Polsek Tapung terus mendukung program swasembada pangan tahun 2026. Panen ini bukan hanya soal hasil 1,5 ton jagung, tetapi bagaimana kita bersama-sama menjaga produktivitas pertanian dan memberikan motivasi kepada para petani agar lahan yang ada dapat terus dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Kompol Bambang.

Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, penyuluh pertanian, kelompok tani dan pihak swasta perlu terus diperkuat agar berbagai kendala di lapangan, termasuk serangan hama, dapat ditangani secara bersama.

“Kami berharap kelompok tani semakin semangat meningkatkan produksi. Kalau petani kuat dan produktif, ketahanan pangan di daerah juga akan semakin kuat,” katanya.

Panen jagung tersebut selesai sekitar pukul 10.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

( Nurhayati  )