Dari Helm SNI hingga Bibit Pohon, Polantas Karib Edukasi Siswa Pekanbaru
PEKANBARU, (Riausindo.com) — Bukan sekadar datang ke sekolah, Polantas Karib Ditlantas Polda Riau membawa dua pesan penting untuk ratusan siswa SD Muhammadiyah 3 Unggulan Pekanbaru: selamat di jalan dan peduli terhadap lingkungan.
Pesan itu disampaikan melalui kegiatan Police Goes to School yang digelar Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau di sekolah yang berada di Jalan Paus, Gang Lumba-Lumba, Pekanbaru, Kamis (20/8/2026).
Dipimpin Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., personel memberikan edukasi dengan pendekatan yang dekat dengan dunia anak. Para siswa diajak memahami etika berlalu lintas, pentingnya disiplin, serta risiko menggunakan kendaraan bermotor sebelum cukup usia.
Tak hanya teori, Ditlantas Polda Riau juga membagikan helm berstandar SNI, tumbler, dan buku petunjuk keselamatan berlalu lintas. Pesan yang dibawa jelas: keselamatan harus menjadi kebiasaan, bukan sekadar aturan yang diingat saat ada polisi.
Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan bahwa pembentukan budaya tertib berlalu lintas harus dimulai dari lingkungan pendidikan.
“Keselamatan berlalu lintas perlu dibangun melalui proses yang berkelanjutan. Karena itu, edukasi sejak usia dini sangat penting agar disiplin dan kesadaran keselamatan menjadi bagian dari karakter anak,” ujar Jeki.
Suasana kegiatan berlangsung cair. Para siswa tampak antusias berinteraksi dengan personel Polantas Karib yang hadir dengan pendekatan humanis.
Namun ada pesan lain yang tak kalah penting. Ditlantas Polda Riau memanfaatkan momentum tersebut untuk menjalankan Program Green Policing dengan menyerahkan bibit tanaman berbuah kepada pihak sekolah.
Jeki mengatakan keselamatan manusia dan kelestarian lingkungan merupakan dua nilai yang harus berjalan beriringan.
“Kami ingin generasi muda tidak hanya menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Keduanya merupakan bagian dari tanggung jawab bersama,” katanya.
Menurutnya, kehadiran polisi di sekolah juga menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat sejak dini.
“Polantas Karib ingin hadir sebagai sosok yang dekat, bersahabat dan edukatif. Kami ingin anak-anak melihat polisi bukan hanya sebagai penegak aturan, tetapi juga sebagai sahabat yang hadir untuk melindungi dan mengedukasi,” tambahnya.
Program tersebut diharapkan memberi dampak lebih luas. Para siswa diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mengingatkan keluarga dan lingkungan sekitarnya untuk tertib berlalu lintas sekaligus menjaga kelestarian alam.
Kegiatan yang turut dihadiri AKP Dedi Siswanto, S.H., M.H., AKP Fajri Sentosa, S.H., M.H., Iptu Riza Elfiera, Aipda Sartika Fitria Enny, S.H., Brigadir Annisa Widya Wiratami, S.H., dan Asn. Pardosi itu berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif.
( Ocu Ad )