Green Policing Masuk Sekolah, Polsek Batu Hampar Tanam Pohon Jeruk di Bantaian Hilir
ROKAN HILIR,(Riausindo.com) – Program Green Policing Kapolda Riau mulai digencarkan hingga ke lingkungan sekolah dan permukiman masyarakat. Polsek Batu Hampar melalui Bhabinkamtibmas melaksanakan sosialisasi sekaligus penanaman bibit pohon di Kelurahan Bantaian Hilir, Kecamatan Batu Hampar, Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dipusatkan di SDN 001 Bantaian Hilir dan halaman Kantor Lurah Bantaian Hilir. Bhabinkamtibmas Kepenghuluan Sungai Sialang Hulu, Briptu Rozali Irwan, turun langsung memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus mengajak warga ikut menjaga kelestarian lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, bibit pohon jeruk ditanam sebagai langkah sederhana namun konkret untuk membangun kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Edukasi juga diarahkan agar masyarakat memahami bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi bagian dari keamanan dan ketertiban bersama.
Selain Green Policing, masyarakat juga diperkenalkan dengan sejumlah program Kapolda Riau, yakni RADAR (Riau Damai Anti Cyber Crime), RAGA (Riau Anti Gank dan Anarkisme) serta JALUR (Jelajah Riau untuk Rakyat).
Kapolsek Batu Hampar IPTU Irfan Siswanto, S.H., M.H. menegaskan bahwa Green Policing merupakan bentuk pemolisian yang tidak hanya berorientasi pada keamanan, tetapi juga keberlanjutan lingkungan.
“Green Policing bukan sekadar kegiatan menanam pohon. Ini adalah upaya membangun kesadaran bersama bahwa lingkungan yang terjaga akan menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih aman, sehat dan berkelanjutan,” ujar IPTU Irfan Siswanto.
Menurutnya, kepolisian memiliki peran penting dalam mencegah berbagai persoalan lingkungan, mulai dari kebakaran hutan dan lahan, pencemaran hingga konflik sosial yang berkaitan dengan sumber daya alam.
“Kami mengajak masyarakat Batu Hampar untuk menjadi bagian dari gerakan ini. Menanam satu pohon mungkin terlihat sederhana, tetapi jika dilakukan bersama-sama dan dirawat dengan konsisten, dampaknya akan besar bagi lingkungan dan generasi mendatang,” tegasnya.
( Nurhayati )