Jembatan Rusak Bikin Anak Sekolah Cemas, Kini Gobah Punya Jembatan Merah Putih
KAMPAR,(Riausindo.com) – Bertahun-tahun melintasi jembatan rusak dan berlubang membuat warga Desa Gobah, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, harus menanggung risiko setiap hari. Kini kecemasan itu berakhir setelah Jembatan Merah Putih Presisi sepanjang sekitar 27 meter resmi berdiri dan diresmikan dalam agenda nasional oleh Presiden RI Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto, Kamis (13/8/2026).
Desa Gobah dipilih menjadi lokasi perwakilan Provinsi Riau dalam peresmian serentak pembangunan infrastruktur tersebut. Dari lokasi ini, proses peresmian diikuti secara daring bersamaan dengan daerah-daerah lain di Indonesia.
Secara nasional, Presiden Prabowo meresmikan 3.675 jembatan hasil pembangunan TNI-Polri dan 3.000 sarana air bersih. Infrastruktur tersebut dibangun untuk memperkuat akses masyarakat sekaligus memastikan manfaat pembangunan negara menjangkau hingga ke wilayah desa.
“Terima kasih buat semuanya, saya bangga apa yang sudah diperbuat. Merdeka!” ujar Prabowo saat meresmikan ribuan jembatan dan sarana air bersih tersebut.
Bagi warga Gobah, peresmian itu bukan sekadar seremoni. Jembatan baru tersebut menggantikan jembatan lama yang kondisinya rusak parah dan membahayakan warga ketika dilintasi.
Salah satu yang paling merasakan perubahan itu adalah Raisa Adelia, siswi SMP berusia 13 tahun. Ia mengaku kini tidak lagi merasa khawatir ketika harus melewati jembatan untuk pergi ke sekolah.
“Dulunya jembatan kami rusak parah dan bolong-bolong. Sekarang kami sudah tidak bersusah payah untuk pergi ke sekolah karena jembatannya sudah bagus,” kata Raisa.
Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Hery Heryawan menyebut pembangunan tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas institusi. Menurutnya, sebanyak 110 Jembatan Merah Putih Presisi telah dibangun di berbagai wilayah Riau bersama Kodam XIX/Tuanku Tambusai dan pemerintah daerah.
“Ini merupakan tindak lanjut arahan Bapak Presiden agar setiap unsur negara menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Hery.
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang juga menegaskan bahwa jembatan tersebut diharapkan menjadi penggerak aktivitas masyarakat.
“Kehadiran jembatan ini bukan hanya menghubungkan jalan, tetapi juga menjembatani harapan warga Desa Gobah. Semoga membawa kemudahan, keselamatan dan kemajuan bagi seluruh masyarakat, terutama bagi anak-anak kami yang sedang menuntut ilmu,” katanya.
Peresmian di Desa Gobah turut dihadiri Wakapolda Riau Brigjen Pol Dr. Hengki Haryadi, pejabat utama Polda Riau, unsur TNI dan Forkopimda Kabupaten Kampar.
Tak berhenti pada pembangunan infrastruktur, Polda Riau juga melaporkan program Ekspedisi Merah Putih Presisi yang menyasar wilayah terluar, termasuk kegiatan penanaman dan restorasi mangrove untuk memperkuat perlindungan lingkungan pesisir.
Jembatan yang dulu menjadi titik rawan kini berubah menjadi akses harapan. Bagi warga Gobah, terutama anak-anak sekolah, satu hal paling penting telah mereka dapatkan: perjalanan yang dulu penuh kekhawatiran kini bisa ditempuh dengan lebih aman.
( Nurhayati )