Polsek Bukitraya Dorong Swasembada Pangan dari Pekarangan Warga

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:09:12 WIB

PEKANBARU,(Riausindo.com) – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digerakkan hingga ke tingkat kelurahan, Rabu (12/8/2026). Polsek Bukitraya Polresta Pekanbaru melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Maharatu, Aipda Rahmadil Putra, turun langsung mengecek pemanfaatan lahan pekarangan warga di Jalan Ikhlas, Gang Ikhlas 1, Kelurahan Maharatu, Pekanbaru.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Rahmadil Putra melakukan pengecekan terhadap tanaman pangan yang dibudidayakan masyarakat di lahan pekarangan. Sejumlah komoditas hortikultura seperti tomat, cabai, sawi dan daun bawang ditanam warga untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga.

Pengecekan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program swasembada pangan nasional. Bhabinkamtibmas memastikan lahan yang dimanfaatkan warga tetap produktif sekaligus mendorong masyarakat agar konsisten mengembangkan tanaman pangan secara mandiri.

Kapolsek Bukitraya Kompol Hendrix Tualang mengatakan, keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Kami mendorong masyarakat untuk memanfaatkan setiap lahan yang tersedia, termasuk pekarangan rumah, menjadi lahan produktif. Menanam cabai, tomat, sawi dan sayuran lainnya memang terlihat sederhana, tetapi jika dilakukan secara konsisten dan bersama-sama akan memberikan dampak besar terhadap ketahanan pangan,” ujar Kompol Hendrix Tualang.

Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, Bhabinkamtibmas diarahkan untuk terus melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap kegiatan produktif warga di wilayah binaannya.

“Kami ingin gerakan ketahanan pangan dimulai dari lingkungan terkecil. Dari pekarangan rumah, warga bisa memenuhi sebagian kebutuhan pangan keluarga sekaligus ikut mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” tegasnya.

Polsek Bukitraya memastikan kegiatan pemantauan dan pendampingan akan terus dilakukan. Langkah tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk tidak membiarkan lahan kosong, melainkan mengubahnya menjadi sumber pangan yang bermanfaat.

( Nurhayati  )