Tabrak Lari di Sudirman Pekanbaru, Pemotor Tewas Terpental
PEKANBARU,(Riausindo.com) – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Riau, Sabtu (8/8/2026) malam. Seorang pengendara Honda Scoopy, Devon Syawal, tewas di lokasi setelah terlibat rangkaian kecelakaan di depan Hotel Ratu Mayang Garden, Kecamatan Bukit Raya.
Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Korban saat itu mengendarai Honda Scoopy BM 6917 ACD dari arah utara menuju selatan melalui jalur timur Jalan Jenderal Sudirman.
Sesampainya di depan Hotel Ratu Mayang Garden, korban diduga hendak mendahului sebuah mobil yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Kendaraan tersebut kemudian disebut meninggalkan lokasi.
Dalam rangkaian kecelakaan itu, Honda Scoopy yang dikendarai Devon menabrak Nissan Livina BM 1775 QB yang berada di lajur kiri. Mobil tersebut dikemudikan Satria Abdillah Teony B dengan seorang penumpang bernama Irma Sari.
Benturan keras membuat Devon terpental ke arah kanan. Sepeda motornya kemudian kembali terlibat benturan dengan kendaraan lain.
Akibat kecelakaan tersebut, Devon mengalami luka berat, terutama pada bagian kepala. Korban juga mengalami pendarahan dari telinga dan mulut hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk penanganan lebih lanjut.
Kendaraan Diduga Tinggalkan TKP
Salah satu bagian yang masih didalami dalam kasus ini adalah kendaraan yang disebut berada di depan korban sebelum kecelakaan beruntun terjadi.
Hingga laporan awal dihimpun, identitas kendaraan tersebut belum diketahui. Polisi masih perlu mengumpulkan keterangan para saksi serta menelusuri bukti di sekitar lokasi untuk memastikan bagaimana rangkaian kecelakaan terjadi.
Rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar Jalan Jenderal Sudirman juga dapat menjadi petunjuk penting untuk mengidentifikasi kendaraan yang diduga meninggalkan lokasi.
Sementara itu, kecelakaan tersebut mengakibatkan kerusakan pada dua kendaraan. Honda Scoopy BM 6917 ACD mengalami kerusakan pada bodi kiri, sedangkan Nissan Livina BM 1775 QB mengalami kerusakan pada bagian belakang kanan.
Total kerugian material akibat kecelakaan tersebut sementara ditaksir sekitar Rp5 juta.
Polisi masih menangani kasus kecelakaan maut tersebut untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, memastikan rangkaian benturan, serta menelusuri identitas kendaraan yang diduga meninggalkan tempat kejadian perkara.
( Ocu Ad )