Dari Lahan Tumpang Sari, Polsek Tapung Buktikan Ketahanan Pangan Berbuah Panen Melimpah

Selasa, 04 Agustus 2026 - 12:50:08 WIB

KAMPAR, (Riausindo.com) – Hamparan tanaman jagung yang menguning di lahan tumpang sari Desa Batu Gajah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Selasa (4/8/2026), menjadi gambaran nyata kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, perusahaan, dan kelompok tani dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. 

Dari lahan seluas dua hektare itu, ribuan kilogram jagung pipil berhasil dipanen sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Swasembada Pangan 2026 yang dicanangkan pemerintah.

Panen Jagung Pipil Kuartal II dimulai sekitar pukul 08.45 WIB dan dipimpin langsung Kapolsek Tapung Kompol Y.E. Bambang Dewanto, SH. 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolsek Tapung AKP Ferry M. Fadillah, SH, MM, jajaran personel Polsek Tapung, PPL Kecamatan Tapung, perwakilan PT PSPI, Ketua Kelompok Tani Hutan Mitra Mandiri Joko beserta anggota, serta Bhabinkamtibmas Desa Batu Gajah.

Di atas lahan tumpang sari seluas dua hektare itu, Kelompok Tani Hutan Mitra Mandiri menanam jagung varietas BISI dengan menggunakan 20 kilogram benih. 

Kerja keras selama masa tanam akhirnya membuahkan hasil menggembirakan. Sekitar 4 ton jagung pipil berhasil dipanen, menjadi bukti bahwa sinergi berbagai pihak mampu meningkatkan produktivitas sektor pertanian sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di daerah.

Kehadiran Polsek Tapung dalam kegiatan ini bukan sekadar menghadiri panen raya, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pendampingan terhadap masyarakat dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif. 

Peran Bhabinkamtibmas bersama instansi terkait terus diperkuat untuk mendorong petani meningkatkan hasil pertanian sekaligus memastikan program ketahanan pangan berjalan secara berkelanjutan.

Program Swasembada Pangan 2026 sendiri menitikberatkan pada peningkatan produksi komoditas strategis melalui kolaborasi lintas sektor. 

Karena itu, keterlibatan kepolisian bersama pemerintah, perusahaan, penyuluh pertanian, dan kelompok tani menjadi salah satu strategi mempercepat terwujudnya kemandirian pangan, khususnya di Kabupaten Kampar.

Suasana panen berlangsung penuh semangat. Jagung-jagung yang telah matang dipetik dan dikumpulkan bersama oleh para petani serta para peserta yang hadir.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan melalui Kapolsek Tapung Kompol Y.E Bambang Dewanto diwakili Wakapolsek AKP Ferry M Fadillah menegaskan.

"Ini menjadi simbol bahwa ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab petani, melainkan gerakan bersama seluruh elemen masyarakat demi menjaga stabilitas pangan nasional", tegas Wakapolsek ditengah kegiatan.

Keberhasilan panen sekitar 4.000 kilogram jagung pipil di Desa Batu Gajah diharapkan menjadi motivasi bagi kelompok tani lainnya untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung terwujudnya cita-cita Indonesia mencapai swasembada pangan pada 2026.

( Nurhayati  )