KKN UMRI Masuk Sekolah, Bawa Misi Cegah Bullying hingga Perangi Narkoba
PEKANBARU,(Riausindo.com) - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 143 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mulai menggerakkan program pengabdian yang menyasar dunia pendidikan di Desa Buluh Rampai, Kecamatan Siberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Senin (3/8/2026).
Melalui agenda silaturahmi ke sejumlah sekolah, mahasiswa tidak sekadar memperkenalkan diri, tetapi menawarkan berbagai program edukasi yang menyentuh persoalan nyata yang dihadapi generasi muda, mulai dari pencegahan bullying, pengelolaan sampah, bahaya narkoba, hingga kesehatan remaja.
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal membangun sinergi antara mahasiswa KKN dengan pihak sekolah agar program kerja yang telah disusun dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi peserta didik.
Kedatangan mahasiswa disambut hangat oleh kepala sekolah dan para guru yang mengapresiasi inisiatif menghadirkan materi-materi edukatif yang dinilai relevan dengan kebutuhan siswa di era saat ini.
Di SD Negeri 008 Desa Buluh Rampai, KKN Kelompok 143 menawarkan program Edukasi Anti-Bullying.
Program ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai berbagai bentuk perundungan, dampak yang ditimbulkan bagi korban maupun pelaku, serta pentingnya membangun budaya saling menghargai, menumbuhkan empati, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta bebas dari tindakan kekerasan.
Sementara di MIN 2 Indragiri Hulu, mahasiswa memperkenalkan program Edukasi Pengelolaan Sampah dan Pelatihan Pembuatan Ecobrick.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa akan diajak memahami pentingnya memilah sampah sejak dini, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, sekaligus memanfaatkan limbah plastik menjadi ecobrick yang memiliki nilai guna.
Program ini diharapkan mampu membangun kepedulian terhadap lingkungan sekaligus menanamkan karakter cinta kebersihan dan pelestarian alam.
Tak hanya itu, di MA Al Ihsan dan SMKN 1 Siberida, mahasiswa juga menawarkan Edukasi Bahaya Narkoba dan Kesehatan Remaja.
Materi yang akan diberikan meliputi dampak penyalahgunaan narkotika terhadap kesehatan fisik dan mental, pengaruhnya terhadap kehidupan sosial, pentingnya menerapkan pola hidup sehat, serta langkah-langkah pencegahan agar lahir generasi muda yang produktif, berkarakter, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Divisi Bidang Acara KKN Kelompok 143 UMRI, Zahra Nabila, mengatakan silaturahmi ini merupakan fondasi penting dalam membangun kolaborasi dengan pihak sekolah.
Menurutnya, mahasiswa ingin memastikan setiap program yang dijalankan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan benar-benar memberikan pengetahuan baru dan meningkatkan kesadaran siswa terhadap isu-isu penting yang mereka hadapi.
"Kami berharap program-program yang kami tawarkan mampu memberikan dampak nyata bagi peserta didik. Melalui kolaborasi dengan sekolah, kami ingin menghadirkan pengabdian yang tidak hanya berbasis ilmu, tetapi juga melahirkan perubahan positif bagi generasi muda di Desa Buluh Rampai," ujar Zahra.
Pihak sekolah pun menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai program yang diinisiasi mahasiswa KKN UMRI.
Mereka menilai materi yang diangkat sangat relevan sebagai pelengkap pendidikan karakter di sekolah sekaligus menjadi bekal penting bagi siswa dalam menghadapi tantangan sosial dan lingkungan.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, KKN Kelompok 143 UMRI menegaskan komitmennya menghadirkan pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Sejalan dengan tema "Mengabdi dengan Ilmu, Berkarya dengan Aksi, Berdampak untuk Negeri," mahasiswa berupaya memperkuat karakter generasi muda melalui edukasi yang aplikatif, membangun kesadaran lingkungan, serta mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
( Ocu Ad )