Tanaman Pekarangan Dan Jagung Pipil Untuk Ketahanan Pangan Indonesia Dari Indragiri Hulu

Sabtu, 01 Agustus 2026 - 19:09:02 WIB

INHU – Upaya mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan nasional terus digalakkan dari berbagai daerah, salah satunya Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau. Melalui program pemberdayaan lahan dan pertanian masyarakat, Polres Indragiri Hulu menunjukkan komitmen nyata dengan memantau perkembangan dua sektor utama: pengelolaan pekarangan bergizi dan pengembangan tanaman pangan pokok berupa jagung pipil. Langkah ini menjadi bukti bahwa daerah Inhu siap menjadi salah satu penopang kebutuhan pangan di tingkat lokal maupun nasional.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Eka Ariandy Putra SH, S.I.K., M. Si, melalui Kepala Seksi Humas Polres Inhu, Aiptu Misran, SH, berdasarkan laporan kegiatan yang diterima dari jajaran Polsek di wilayah hukumnya.

Salah satu lokasi percontohan yang menjadi sorotan utama berada di Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat. Berdasarkan laporan yang disampaikan Kapolsek Rengat Barat, Kompol Amriadi, S.H., pada Jumat, 31/7/ 2026, petugas Aipda Yudi Hariyanto telah melaksanakan pemantauan langsung ke lokasi pekarangan pangan bergizi yang berlokasi di Jalan Serumpun RT 004 / RW 008. Lahan seluas 125 meter x 200 meter atau setara 2,5 hektare ini dikelola oleh Utep Sutisna dari Kelompok Tani Maju Bersama.

Di lahan yang sangat produktif tersebut, ditanam berbagai jenis tanaman sayuran bernilai ekonomi tinggi dan bergizi. Rinciannya meliputi kacang panjang seluas 0,75 hektare dengan jumlah sekitar 10.000 batang, pare seluas 0,4 hektare atau sekitar 2.200 batang, serta timun yang ditanam di lahan seluas 1,2 hektare dengan jumlah mencapai 17.000 batang.

Penerapan pertanian di lokasi ini menggabungkan metode modern dan tradisional guna memaksimalkan hasil. Dukungan sarana prasarana seperti penggunaan mulsa, mesin air, selang irigasi, hingga alat penyemprot (sprayer) menjadi kunci keberhasilan perawatan tanaman. Saat ini, kondisi seluruh tanaman dalam keadaan tumbuh normal dan sehat, dengan tahapan pemeliharaan yang sedang berjalan meliputi penyemprotan nutrisi/pengendalian hama serta penyiangan gulma.

"Ini adalah contoh terbaik pemanfaatan lahan pekarangan menjadi sumber pangan yang bernilai. Tanaman seperti kacang panjang, pare, dan timun bukan hanya memenuhi kebutuhan gizi keluarga, tetapi juga memiliki nilai jual yang baik di pasar, sehingga meningkatkan ekonomi warga," ungkap Aiptu Misran.

Selain fokus pada tanaman sayur dan buah, perhatian besar juga diberikan pada komoditas pangan pokok, yaitu jagung pipil. Kegiatan pemantauan khusus dilakukan oleh Polsek Lirik, tepatnya pada Sabtu, 1/8/ 2026 pukul 09.30 WIB, di Desa Lirik Area, Kecamatan Lirik.

Bhabinkamtibmas setempat, Aipda Beni R.P, turun langsung ke lapangan untuk memantau perkembangan tanaman jagung pipil yang ditanam di lahan milik masyarakat seluas 0,5 hektare. Dari hasil pengecekan, diketahui pemilik kebun terus melakukan pemeliharaan rutin agar tanaman tumbuh subur dan menghasilkan panen yang melimpah. Jagung pipil dikenal sebagai komoditas strategis, tidak hanya sebagai bahan pangan manusia, tetapi juga bahan baku pakan ternak dan industri, sehingga keberadaannya sangat penting dalam rantai ketahanan pangan nasional.

"Baik di wilayah Rengat Barat maupun Lirik, situasi selama kegiatan pemantauan berlangsung terpantau aman dan kondusif. Warga sangat antusias dan bersemangat mengembangkan pertanian ini," tambah Aiptu Misran mewakili Kapolres Inhu.

Kapolres Inhu, AKBP Eka Ariandy Putra, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah jajarannya dan partisipasi aktif masyarakat. Ia menegaskan bahwa pengembangan tanaman pekarangan bergizi dan jagung pipil di Indragiri Hulu bukan sekadar kegiatan biasa, melainkan kontribusi nyata daerah dalam menjaga stabilitas pangan Indonesia.

"Ketahanan pangan adalah kekuatan negara. Indragiri Hulu memiliki lahan yang luas dan subur. Melalui pengelolaan pekarangan dan tanaman pangan seperti jagung pipil, kita tidak hanya mencukupi kebutuhan sendiri, tapi juga membantu menyediakan pasokan pangan bagi daerah lain. Ini adalah langkah cerdas untuk kemandirian bangsa," tegas AKBP Eka Ariandy Putra yang disampaikan Kasi Humas

Ke depannya, Polres Inhu berkomitmen untuk terus mendampingi dan memantau perkembangan lahan-lahan pertanian masyarakat, memastikan setiap tahap perawatan berjalan baik hingga panen tiba, sehingga harapan untuk menjadikan Indragiri Hulu sebagai lumbung pangan andalan di Provinsi Riau dapat terwujud sepenuhnya.***