Jumat Berkah Satlantas Kampar, Korban Lakalantas Dikunjungi dan Diberi Semangat
KAMPAR, (Riausindo.com) – Kepedulian terhadap korban kecelakaan lalu lintas ditunjukkan Satlantas Polres Kampar melalui program Jumat Berkah. Dipimpin langsung Kasat Lantas AKP Wulan Afdhalia Ramdhani, jajaran Satlantas mendatangi rumah seorang korban lakalantas untuk memberikan bantuan, dukungan moril, sekaligus mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 13.00 hingga 14.00 WIB itu dipimpin AKP Wulan Afdhalia Ramdhani didampingi KBO Satlantas, para Kanit, serta personel Satlantas Polres Kampar. Rombongan mengunjungi Mikel Brilliant (14), korban kecelakaan lalu lintas yang tinggal di Dusun II RT 001 RW 001, Desa Tanah, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar.
Kedatangan polisi disambut hangat oleh korban beserta keluarganya. Selain menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian sosial, personel Satlantas juga memberikan motivasi agar korban tetap semangat menjalani proses pemulihan.
Tak hanya itu, Satlantas Polres Kampar turut mengedukasi keluarga dan masyarakat sekitar mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas, mulai dari penggunaan helm berstandar SNI, sabuk pengaman, hingga kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sebagai langkah mencegah kecelakaan.
Kasat Lantas Polres Kampar AKP Wulan Afdhalia Ramdhani mengatakan, kegiatan Jumat Berkah merupakan bentuk nyata kehadiran Polri yang tidak hanya bertugas melakukan penegakan hukum, tetapi juga hadir memberikan perhatian dan empati kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah.
"Kami berharap kehadiran kami dapat memberikan semangat bagi korban dan keluarganya. Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Mari selalu mematuhi aturan, menggunakan helm dan sabuk pengaman, serta saling menghormati sesama pengguna jalan agar angka kecelakaan di Kabupaten Kampar dapat terus ditekan," ujarnya.
Melalui program Jumat Berkah, Satlantas Polres Kampar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat hubungan humanis dengan masyarakat. Pendekatan sosial seperti ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif bahwa keselamatan di jalan bukan sekadar aturan, melainkan kebutuhan bersama untuk melindungi setiap nyawa.