Ekspedisi Green Policing Polda Riau, Ribuan Paket Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis Disalurkan
PEKANBARU, (Riausindo.com) – Komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat hingga ke pelosok negeri kembali dibuktikan melalui kegiatan Ekspedisi Jalur Green Policing Polda Riau yang menjangkau 17 desa terisolir di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Senin (22/6/2026). Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau menyalurkan ribuan paket sembako serta memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pelayanan publik.
Kegiatan sosial dan kemanusiaan tersebut dipimpin langsung Direktur Binmas Polda Riau Kombes Pol Eko Budhi Purwono, S.I.K., didampingi sejumlah pejabat utama Polda Riau, Camat Kampar Kiri Hulu Bustamar, S.Pd., serta Kapolsek Kampar Kiri Kompol Rusyandi Z. Siregar, S.Sos., M.H. Sebanyak 79 personel gabungan dari Ditbinmas, Ditpolairud, Bid Dokkes, Bid Humas Polda Riau dan Polsek Kampar Kiri diterjunkan dalam ekspedisi tersebut.
Kombes Pol Eko Budhi Purwono mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri untuk masyarakat, khususnya bagi warga yang tinggal di daerah terpencil dan sulit dijangkau.
“Ekspedisi Green Policing ini bukan sekadar kegiatan bakti sosial. Ini adalah bukti bahwa Polri hadir untuk seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah terisolir. Pada momentum Hari Bhayangkara ke-80, kami ingin menunjukkan bahwa semangat Polri untuk Masyarakat benar-benar diwujudkan melalui aksi nyata,” ujar Eko.
Menurutnya, konsep Green Policing yang diusung Polda Riau tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menyentuh aspek pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan warga.
“Kami menggunakan jalur sungai dan darat untuk menjangkau desa-desa ini sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kelestarian alam. Lingkungan yang terjaga akan berdampak pada kehidupan masyarakat yang lebih baik,” tambahnya.
Perjalanan ekspedisi diawali sejak Minggu malam (21/6/2026) saat rombongan tiba di Bumi Perkemahan Desa Gema. Namun tingginya curah hujan di wilayah hulu Sungai Subayang menyebabkan debit air meningkat sehingga distribusi bantuan ke tujuh desa pada tahap awal dilakukan secara simbolis di Desa Gema dan selanjutnya disalurkan oleh masing-masing kepala desa.
Adapun tujuh desa yang menerima bantuan sembako tahap pertama yakni Desa Batu Sanggan sebanyak 113 paket, Desa Tanjung Beringin 158 paket, Desa Gajah Bertalut 131 paket, Desa Aur Kuning 130 paket, Desa Terusan 113 paket, Desa Subayang Jaya 72 paket dan Desa Pangkalan Serai sebanyak 112 paket.
Setiap paket bantuan berisi kebutuhan pokok berupa beras SPHP 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 1 kilogram, kecap manis, garam dan penyedap rasa yang diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu.
Memasuki pukul 10.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian tugas menjadi dua tim. Tim kedua yang dipimpin Kombes Pol Eko Budhi Purwono bersama AKBP Bob Indra Martin bergerak menuju Desa Tanjung Belit untuk menyerahkan 60 paket sembako sekaligus memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat.
Di waktu yang sama, Tim pertama yang dipimpin AKBP Razif bersama Wakapolsek Kampar Kiri menyerahkan 60 paket sembako kepada warga Desa Gema dan melaksanakan pelayanan kesehatan gratis.
Selanjutnya pada pukul 13.00 WIB, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Desa Muara Bio dan kembali menyerahkan 60 paket sembako serta pelayanan kesehatan. Sementara tim lainnya menyalurkan bantuan masing-masing 60 paket sembako kepada masyarakat Desa Kota Lama dan Desa Sungai Santi yang dipusatkan di Desa Kota Lama.
Layanan kesehatan yang diberikan oleh Bid Dokkes Polda Riau meliputi pemeriksaan tekanan darah, pengecekan kadar gula darah, kolesterol serta konsultasi kesehatan dasar. Program ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang selama ini cukup jarang memperoleh akses pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Kegiatan ini sangat membantu masyarakat. Banyak warga yang baru mengetahui kondisi kesehatannya setelah diperiksa. Selain itu mereka juga mendapatkan edukasi kesehatan yang sangat bermanfaat,” ujar salah seorang tenaga kesehatan yang mendampingi kegiatan.
Camat Kampar Kiri Hulu Bustamar menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Polda Riau atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat di wilayah pedalaman tersebut.
“Bantuan sembako dan pelayanan kesehatan ini sangat berarti bagi masyarakat kami. Kehadiran Polda Riau menjadi bukti bahwa negara hadir hingga ke pelosok daerah,” katanya.
Rasa syukur juga disampaikan salah seorang warga penerima bantuan asal Desa Tanjung Belit, Siti Aminah. Ia mengaku terharu dan tidak menyangka akan menerima bantuan langsung dari jajaran kepolisian.
“Kami sangat bersyukur. Isi paket sembako ini memang kebutuhan yang sangat diperlukan keluarga kami sehari-hari. Terima kasih kepada Polda Riau yang sudah peduli kepada masyarakat kecil,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan hari pertama berakhir sekitar pukul 18.15 WIB dengan seluruh rombongan kembali berkumpul di Desa Gema. Polda Riau memastikan ekspedisi Green Policing akan berlanjut pada Selasa (23/6/2026) dengan menjangkau Desa Ludai dan Desa Dua Sepakat guna memastikan seluruh 17 desa sasaran mendapatkan manfaat program tersebut.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung aman, tertib dan penuh keakraban. Ekspedisi Green Policing ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian Polri dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80, sekaligus memperkuat semangat kepedulian sosial dan pelayanan kepada masyarakat hingga ke wilayah-wilayah terpencil di Provinsi Riau.
( Ocu Ad )