Karyawan Wanita Jadi Korban Penusukan di Kantor SPB Sawit, Motif Masih Misterius
BANDAR SEIKIJANG – Peristiwa penusukan yang menggemparkan terjadi di kantor pencairan SPB sawit milik salah satu perusahaan perkebunan di Jalan Lintas Timur Kilometer 45, RT 04/RW 02, Dusun Kiyap, Desa Kiyab Jaya, Kecamatan Bandar Seikijang, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 16.53 WIB.
Korban diketahui berinisial Put (25), seorang perempuan yang baru sekitar satu bulan bekerja sebagai karyawan di kantor tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, sesaat sebelum kejadian korban sempat menghubungi rekan kerjanya berinisial AG yang saat itu berada di lokasi pabrik lain. Dalam percakapan melalui telepon, korban dikabarkan meminta pertolongan karena mengaku ada seseorang yang hendak membunuhnya. Tak lama setelah sambungan telepon terputus, korban juga mengirimkan foto kondisi terakhirnya melalui aplikasi WhatsApp.
Warga yang datang ke lokasi mendapati korban sudah tergeletak bersimbah darah dalam kondisi kritis. Setelah menghubungi pihak kepolisian, warga segera mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Efarina Pangkalan Kerinci untuk mendapatkan penanganan medis.
Salah seorang warga yang berada di lokasi, Gefriton Alfairin atau yang akrab disapa Bg Igip, menduga peristiwa tersebut bukan merupakan aksi perampokan. Dugaan itu muncul karena sejumlah barang berharga seperti telepon genggam, laptop, dan sepeda motor yang berada di lokasi tidak dibawa oleh pelaku.
"Apa yang saya lihat, barang-barang berharga masih ada. Dugaan sementara lebih mengarah kepada motif lain. Namun, tentu kita serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengungkap fakta yang sebenarnya," ujarnya.
Peristiwa itu juga terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di dalam maupun di teras kantor. Rekaman tersebut dikabarkan telah beredar luas di berbagai grup WhatsApp dan media sosial. Dalam rekaman itu terlihat seorang pelaku memasuki ruangan tempat korban bekerja sebelum terjadi aksi penusukan. Namun, kronologi lengkap dan motif kejadian masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai identitas pelaku, motif, maupun perkembangan penyelidikan. Masyarakat Desa Kiyab Jaya masih menunggu penjelasan resmi dari aparat penegak hukum agar tidak berkembang berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Warga berharap kepolisian dapat segera mengungkap kasus tersebut, menangkap pelaku, serta menyampaikan hasil penyelidikan secara terbuka demi memberikan rasa aman dan ketenangan bagi masyarakat, khususnya warga Kecamatan Bandar Seikijang.***
(Edi mono)