Polri Turun ke Lahan, Bhabinkamtibmas dan Petani Tanam Jagung Pipil di Lubuk Sakai

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:44:47 WIB

KAMPAR, (Riausindo.com) – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga ke tingkat desa. Salah satunya melalui kegiatan penanaman jagung pipil yang dilaksanakan di Desa Lubuk Sakai, Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Kabupaten Kampar, Kamis (11/6/2026) pagi.

Kegiatan dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Sakai, Aipda M. Saleh, SH, bersama Koordinator Penyuluh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kampar Kiri Tengah, Masnir, serta petani setempat, Sunardi. 

Penanaman jagung dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat.

Lahan yang digunakan berada di Dusun II Desa Lubuk Sakai, tepatnya di Jalan Poros Desa Lubuk Sakai. Sebanyak 5 kilogram bibit jagung pipil ditanam di atas lahan seluas 0,35 hektare dengan pola tanam berjarak 30 sentimeter x 75 sentimeter. Tanaman tersebut diperkirakan akan memasuki masa panen pada akhir September 2026.

Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Era Maifo melalui Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Sakai, Aipda M. Saleh, mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada sektor pertanian, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi antara Polri, penyuluh pertanian, dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan.

“Penanaman jagung pipil ini bukan sekadar aktivitas bercocok tanam, tetapi juga bentuk nyata komitmen bersama dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui swadaya kelompok tani dan dukungan penyuluh pertanian, kami ingin menunjukkan bahwa kemandirian pangan dapat tercapai melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pemilihan lahan dan jenis bibit telah melalui kajian bersama penyuluh pertanian agar sesuai dengan kondisi tanah dan iklim setempat. Dengan pola tanam yang tepat, hasil panen diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan perekonomian petani.

Sementara itu, Koordinator Penyuluh BPP Kampar Kiri Tengah, Masnir, menjelaskan bahwa pihaknya telah memberikan pendampingan teknis mulai dari persiapan lahan, pemilihan bibit unggul hingga tata cara perawatan tanaman.

“Kondisi lahan dan tanah saat ini sangat mendukung pertumbuhan jagung. Kami optimistis tanaman dapat berkembang dengan baik dan menghasilkan panen yang maksimal,” katanya.

Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari kalangan petani. Sunardi, salah seorang petani yang terlibat dalam kegiatan itu, mengaku bersyukur atas perhatian dan pendampingan yang diberikan oleh Polri dan penyuluh pertanian.

“Kami merasa sangat terbantu. Kegiatan ini menjadi motivasi bagi para petani untuk terus meningkatkan hasil pertanian. Dengan pendampingan yang ada, kami optimistis dapat menghasilkan jagung berkualitas dan meningkatkan pendapatan keluarga,” ungkapnya.

Aipda M. Saleh menegaskan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung berbagai program pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.

“Polri hadir untuk masyarakat. Kami akan terus mendampingi para petani, mulai dari masa tanam hingga panen nanti. Harapannya, sektor pertanian semakin berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Polsek Kampar Kiri Hilir berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa di berbagai desa wilayah hukumnya guna mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong terwujudnya desa-desa yang mandiri dan produktif di sektor pertanian.

( Nurhayati  )