Kapolsek Kampar Antar Langsung 2 Ton Jagung Petani ke Bulog, Jaga Hasil Panen

Selasa, 09 Juni 2026 - 19:10:04 WIB

KAMPAR, (Riausindo.com) – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional tidak hanya diwujudkan melalui pendampingan kepada petani di lapangan, tetapi juga dengan memastikan hasil panen mereka terserap pasar. 

Hal itu ditunjukkan Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid, SH yang turun langsung mengawal dan mengantarkan hasil panen jagung pipil petani ke Bulog Kabupaten Kampar, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata keterlibatan Polri dalam mendukung kesejahteraan petani sekaligus memperkuat program swasembada pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Dalam pengiriman hasil panen tersebut, AKP Asdisyah Mursyid didampingi AIPDA Romi Candra, BRIPKA Suhendro, SH, serta Kepala Desa Kayu Aro, Parmono. 

Mereka mengawal distribusi jagung pipil milik Kelompok Tani Kasang Singkuang dari Desa Ranah Singkuang dan Kelompok Tani Hijrah Lestari dari Desa Kayu Aro, Kecamatan Kampar Utara, menuju gudang Bulog Kabupaten Kampar.

Sebanyak 2 ton jagung pipil berhasil disalurkan ke Bulog, masing-masing 1 ton dari Kelompok Tani Kasang Singkuang dan 1 ton dari Kelompok Tani Hijrah Lestari. 

Seluruh hasil panen diterima langsung oleh pihak Bulog Kabupaten Kampar untuk selanjutnya menjadi bagian dari cadangan pangan pemerintah.

AKP Asdisyah Mursyid menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polsek Kampar terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus bentuk pendampingan kepada petani agar hasil panen mereka memiliki kepastian pasar.

“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Salah satunya melalui pendampingan sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, program ketahanan pangan yang dijalankan sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam memperkuat kemandirian pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani sebagai ujung tombak produksi pangan Indonesia.

Selama ini, Polsek Kampar tidak hanya terlibat dalam proses distribusi hasil panen. Jajaran Bhabinkamtibmas juga aktif mendampingi kelompok tani mulai dari tahap penanaman, pemeliharaan tanaman, monitoring pertumbuhan, hingga membantu membuka akses pemasaran hasil panen.

Pendampingan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena memberikan rasa aman dan kepastian bahwa hasil kerja keras petani dapat terserap dengan baik. 

Melalui kerja sama dengan Bulog Kabupaten Kampar, jagung pipil petani dibeli dengan harga Rp6.400 per kilogram dengan syarat kadar air di bawah 14 persen.

Skema pembelian tersebut dinilai mampu memberikan nilai tambah bagi petani sekaligus meningkatkan motivasi mereka untuk terus mengembangkan sektor pertanian dan mendukung program swasembada pangan nasional.

AKP Asdisyah Mursyid menegaskan pihaknya akan terus membangun sinergi dengan pemerintah desa, kelompok tani, instansi terkait, dan Bulog agar program ketahanan pangan dapat berjalan secara berkelanjutan.

"Harapannya, petani semakin semangat meningkatkan produksi karena hasil panennya memiliki kepastian penyerapan. Ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan daerah maupun nasional,” katanya.

Sejumlah petani mengaku terbantu dengan keterlibatan langsung Kapolsek Kampar dan jajarannya. Kehadiran Polri di tengah aktivitas pertanian dinilai memberikan motivasi serta kepercayaan diri bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas lahan.

Program pengawalan dan distribusi hasil panen ke Bulog tersebut direncanakan akan terus dilakukan setiap musim panen di wilayah hukum Polsek Kampar. 

Selain menjaga stabilitas harga komoditas pertanian, langkah ini juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani serta memperkuat cadangan pangan nasional.

( Nurhayati  )