Viral Todong Air Soft Gun Saat Macet di Rohil, Polisi Bergerak Cepat dan Amankan Pelaku

Selasa, 09 Juni 2026 - 11:59:01 WIB

ROKAN HILIR, (Riausindo.com) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Rokan Hilir berhasil mengungkap kasus dugaan pengancaman menggunakan air soft gun yang videonya viral di media sosial. 

Seorang pria berinisial ADK diamankan setelah diduga menodongkan senjata menyerupai pistol kepada pengendara lain saat terjadi kemacetan lalu lintas di Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir.

Kapolres Rokan Hilir melalui Kasat Reskrim AKP Kris Tofel, S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan pengungkapan kasus tersebut berawal dari beredarnya video yang memperlihatkan aksi seorang pria mengacungkan benda menyerupai senjata api kepada pengendara lain. 

"Video tersebut memicu perhatian luas dan keresahan masyarakat", jelasnya.

Menindaklanjuti video viral itu, Unit Reaksi Cepat (URC) RAGA Satreskrim Polres Rokan Hilir langsung melakukan penyelidikan serta analisis digital untuk mengidentifikasi pelaku.

"Dari hasil pendalaman informasi dan analisis menggunakan perangkat Inafis Polri, petugas berhasil mengidentifikasi pria yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut, yakni ADK", tambahnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, insiden itu terjadi pada Minggu (7/6/2026) di Jalan Rantau Bais, Kepenghuluan Bukit Timah, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir. 

Saat itu, kondisi jalan mengalami kemacetan akibat diberlakukannya sistem buka-tutup arus lalu lintas.

Menurut keterangan polisi, ADK yang sedang dalam perjalanan menuju Sungai Rokan terlibat adu mulut dengan seorang pengendara berinisial M terkait situasi kemacetan. 

Diduga karena terpancing emosi, ADK kemudian mengeluarkan satu pucuk air soft gun jenis Glock 22 dan mengarahkannya kepada pengendara tersebut.

Setelah mengantongi identitas terduga pelaku, pada Senin (8/6/2026) URC RAGA Satreskrim Polres Rokan Hilir berkolaborasi dengan URC RAGA Satreskrim Polres Bengkalis melakukan pengejaran dan penyelidikan di wilayah Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Dalam operasi tersebut, petugas melakukan pendekatan persuasif hingga ADK bersikap kooperatif dan bersedia menemui penyidik. Saat pemeriksaan awal, yang bersangkutan mengakui perbuatannya sebagaimana terekam dalam video yang beredar luas di media sosial.

Polisi kemudian melakukan penggeledahan dan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu pucuk air soft gun jenis Glock 22 yang diduga digunakan saat kejadian serta pakaian yang dikenakan pelaku ketika peristiwa berlangsung.

Selanjutnya, ADK bersama barang bukti dibawa ke Mapolres Rokan Hilir untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik juga akan meminta keterangan dari korban dan sejumlah saksi guna melengkapi proses hukum yang sedang berjalan.

Kasat Reskrim menegaskan bahwa Polres Rokan Hilir berkomitmen menindak tegas setiap tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. 

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengedepankan kesabaran dan pengendalian diri saat berkendara, terutama ketika menghadapi situasi kemacetan agar tidak berujung pada tindakan yang membahayakan orang lain.

"Setiap bentuk tindakan yang menimbulkan ancaman, rasa takut, maupun keresahan di tengah masyarakat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegas AKP Kris Tofel.

Kasus tersebut kini masih dalam penanganan Satreskrim Polres Rokan Hilir untuk proses penyidikan lebih lanjut.

(Ocu Ad )