Panen Diproyeksikan Juli-September 2026; Polsek Tapung Perkuat Pendampingan Petani

Kamis, 04 Juni 2026 - 10:54:38 WIB

KAMPAR,(Riausindo.com) – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Kapolsek Tapung, Kompol Y.E. Bambang Dewanto SH, bersama jajaran melakukan pengecekan dan monitoring tanaman jagung pipil yang ditanam secara tumpang sari di empat lokasi dengan total luas mencapai 8 hektare di Blok I Desa Sumber Makmur, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau.

Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan di lahan milik Kelompok Tani Indo Makmur Sejahtera sebagai bagian dari upaya memastikan program ketahanan pangan berjalan optimal. Dalam kegiatan itu, Kapolsek meninjau langsung kondisi lahan, pertumbuhan tanaman, hingga kesiapan tanaman menuju masa panen.

Kompol Y.E. Bambang Dewanto menjelaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan implementasi dukungan terhadap program strategis pemerintah yang menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas nasional. Menurutnya, kehadiran Polri tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menjadi mitra bagi warga dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

"Dari hasil pengecekan yang kami lakukan, kondisi tanaman jagung cukup baik dan tumbuh sesuai harapan. Masa panen diperkirakan berlangsung secara bertahap mulai Juli hingga September 2026. Ini menjadi kabar menggembirakan bagi petani sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional," ujar Bambang.

Kapolres Kampar AKBP Bobby Putra Ramadhan melalui Kapolsek Tapung juga menyampaikan apresiasi kepada Kelompok Tani Indo Makmur Sejahtera yang dinilai konsisten mendukung program ketahanan pangan pemerintah melalui pengelolaan lahan pertanian produktif.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan sektor pertanian tidak terlepas dari peran aktif para petani yang terus berinovasi dan bekerja keras meningkatkan hasil produksi. Karena itu, sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan kelompok tani harus terus diperkuat guna menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

"Kami mengapresiasi semangat para petani yang terus mengembangkan sektor pertanian. Semoga hasil panen yang diperoleh nantinya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah," tambahnya.

Selain berpotensi meningkatkan pendapatan petani, hasil panen jagung pipil tersebut juga diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pakan ternak di Desa Sumber Makmur dan wilayah sekitarnya. Keberadaan lahan jagung produktif ini menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung sektor peternakan yang menjadi penopang ekonomi masyarakat pedesaan.

Kehadiran jajaran Polsek Tapung di tengah aktivitas pertanian mendapat respons positif dari masyarakat. Para petani mengaku termotivasi dengan adanya perhatian dan pendampingan yang diberikan aparat kepolisian. Langkah tersebut menjadi bukti bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan melalui sektor pertanian.

Dengan kondisi tanaman yang tumbuh subur dan prospek panen yang menjanjikan, lahan jagung seluas 8 hektare di Desa Sumber Makmur diharapkan dapat menjadi salah satu kontribusi nyata Kabupaten Kampar dalam mendukung ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan nasional.

( Nurhayati  )